Berita Utama

Presiden Prabowo Tegaskan, Indonesia Komitmen Jadi Negara yang Tangguh dan Mandiri

Fahroji
3
×

Presiden Prabowo Tegaskan, Indonesia Komitmen Jadi Negara yang Tangguh dan Mandiri

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.(Foto: ist)

EMSATUNEWS.CO.ID, NEW DHELI, INDIA  — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi negara yang tangguh dan mandiri. Mampu menentukan arah dan kepentingannya sendiri tanpa didikte oleh kekuatan mana pun.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di New Delhi, India, Sabtu (12/9). Prabowo menekankan bahwa ketangguhan nasional merupakan fondasi utama bagi sebuah negara untuk menjaga kemandirian dan menentukan masa depannya.

“Kita tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Kita harus menjadi tangguh. Dan dengan demikian, kita menjadi benar-benar mandiri,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Prabowo Tiba di Beijing untuk Kunjungi Xi Jinping, Disambut Jajar Kehormatan di Bandara

Prabowo menjelaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa harus dibangun dari dalam negeri. Ketangguhan tidak hanya berkaitan dengan posisi suatu negara di tingkat global, tetapi juga dengan kemampuan memenuhi kebutuhan rakyat, menjamin energi, menyediakan pendidikan, dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan.

“Kekuatan selalu dimulai dari dalam negeri, dari rakyat kita, dari kemampuan kita untuk memberi makan rakyat, menjamin energi yang mereka butuhkan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk mencapai kesejahteraan,” tegasnya.

Baca Juga :  Prabowo Puji TPST Banyumas, Jateng Target Bebas Sampah 2028

Prabowo menilai kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun negara yang tangguh dan benar-benar mandiri.

Baca Juga :  Pabrik Pakan Ternak Serap Tenaga Lokal, Ekonomi Warga Terangkat

Di BRICS, Prabowo juga melihat kerja sama antarnegara Global South sebagai salah satu kekuatan yang dapat memperkuat ketahanan bersama. Menurutnya, dengan berdiri bersama, negara-negara berkembang dapat memiliki suara yang lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan dan menentukan masa depannya sendiri.

Prabowo juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang yang secara langsung berkaitan dengan ketahanan nasional, termasuk pangan dan energi.

Lebih lanjut, Prabowo menilai kekuatan kolektif BRICS dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi, sekaligus menciptakan peluang yang lebih besar bagi negara-negara berkembang.