EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kendal dan Forum Wartawan Kendal (Forwaken) bersama Forkopimda menggelar aksi solidaritas serta empati dengan melaksanakan do’a bersama bagi 5 orang wartawan yang masih hilang saat melakukan liputan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kamis (17/9/2026) pukul 20.00 WIB, di halaman Mapolres Kendal.
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, yang, datang mewakili Bupati Kendal, Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy dan Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq, Kasdim 0715/Kendal dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kendal.
Sebagaimana diketahui, 5 orang wartawan yakni Muhammad Bagus Khoirunnas (Antara), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency) dan Donal Husni (jurnalis lepas), yang tengah melakukan tugas liputan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, sejak Senin 7 September 2026 hilang kontak dan hingga berita ini dimuat masih belum diketahui nasibnya.
Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, berharap bahwa kelima orang jurnalis tersebut dapat segera ditemukan.
“Besar harapan saya ada mukjizat dan bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Mudah-mudahan lima orang jurnalis tersebut diberikan yang terbaik dari Allah SWT, dan keluarga yang saat ini masih menanti kepastian diberikan kesabaran dan ketabahan”, ungkap AKBP Ratna.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Kendal beserta jajarannya yang telah memfasilitasi kegiatan yang digelar para awak media ini.
“Kita juga minta doa kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama di Kendal,” katanya.
Ketua PWI Kabupaten Kendal, Sapawi, mengutarakan bahwa digelarnya do’a bersama bagi kelima orang wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau adalah sebagai bentuk empati kita atas keberanian dan dedikasinya dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Di tengah situasi yang penuh risiko, mereka tetap menjalankan tanggungjawabnya untuk mencari, merekam, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kerja jurnalistik bukan hanya sekadar profesi, akan tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada publik”, ungkap Sapawi.
Ketua Forwaken, Iswahyudi, mengatakan bahwa kegiatan do’a bersama jajaran Polres Kendal dan Forkopimda bagi lima orang jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda saat liputan Gunung Anak Krakatau bersama mendapat support dari Pemkab Kendal.
” Hal ini merupakan bentuk sinergitas antara wartawan dengan Pemkab Kendal”, tandas Wahyudi. (*17).














