Scroll ke Atas
Berita Utama

Dalam Resesnya Dewi Aryani Anggota DPR RI Komisi IX Bersama BPOM Semarang. Paparkan Edukasi Cerdas Memilih Obat Yang Aman

53
×

Dalam Resesnya Dewi Aryani Anggota DPR RI Komisi IX Bersama BPOM Semarang. Paparkan Edukasi Cerdas Memilih Obat Yang Aman

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Pertemuan Reses Anggota DPR RI Komisi IX, DR. Hj. Dewi Aryani, M.Si dalam rangka sosialusasi mengenai solusi cerdas bagi masyarakat dalam memilih obat dan makanan  di Aula Pendopo Kecamatan Bumiayu, Sabtu (26/2/2022) kemarin.
Camat Bumiayu Eko Purwanto  menghimbau masyarakat Bumiayu khususnya untuk selalu menjaga kesehatan baik untuk diri sendiri maupun lingkungan keluarga serta ikut menyukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi.
Eko pihaknya berharap masyarakat bisa memahami penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
“Dan paham dengan makanan, serta obat – obatan yang sehat  tepat, juga diingatkan akan pentingnya ikut kepesertaan BPJS,” ucapnya.
Sementara Dewi Aryani menyamapikan pentingnya masyarakat paham tentang obat – obatan dan makanan – makanan yang baik untuk kesehatan tubuh. 
Menurutnya dalam kaitanya dengan pandemi Covid 19 sekarang ini pihaknya meminta agar Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)  mendororong kerjasama yang intens dalam menyelesaikan permasalahan – permasalahan sosial diantaranya bantuan sosial (bonsos) yang masih belum tepat sasaran.
Dikatakan DeAr nama panggilan Akrabnya pihaknya sebagai anggota komisi IX merasa prihatin karena Kabupaten Brebes termasuk wilayah yang miskin ekstrim dan meminta Pemkab berasma OPD serta kepala desa di wilayahnya agar lebih bekerja keras lagi dalam penangananya. 
Mwnurut DeAr ada sekitar 200 ribu lebih kuota BPJS PBI (bpjs gratis) yang merupakan usulanya, namun masih kosong belum terisi, sedang angarannya sudah disediakan, untuk itu masyarakat yang hadir disini untuk secepatnya mendaptarkan diri menjadi keanggotaan BPJS.
“Kami dorong Pemerintah kecamatan dan desa dalam hal ini merespon cepat untuk mendata warga masyarakatnya yang belum masuk keikutsertaan jaminan kesehata agar masyarakat yang tidak mampu terbantu apabila sakit dan harus berurusan dengan rumah sakit,” ujarnya.
Lanjut DeAr pihaknya memohon maaf karena selama pandemi jarang sekali melakukan kunjungan dan bertemu dengan masyarakat Bumiayu dan kegiataan pertemuanpun selama pandemi  hanya mampu melalui media zoom.
Sementara Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan BPOM semarang Sandra meberikan edukasi dengan menjelaskan tentang obat – obatan yang  bisa dikonsumsi tidak hanya untuk mengobati tetapi bisa juga untuk mencegah ada dua jenis obat  yang pertama Generik yaitu obat yang tidak di promosikan dan obat dengan nama Dagang , obat ini yang  dimiliki oleh merek merek yang dipromosikan untuk diperdagangkan. 
Masyarakat harus mengikuti aturan minum untuk disesuailan dengan dosis yang disarankan oleh ahli kesehatan atau dokter dan mebgenali obat berdasarkan ijin edar mengetahui waktu penggunaanya dengan melihat Ekspired yang tercantum daftarnya seperti tanggal, bulan dan tahun kadaluarsa.
Acara Reses ditutup dengan audensi BPOM dengan masyarakat dan dihadiri pula oleh Kapolsek dan Danramil Bumiayu – (yayan).
Editor : imam

Baca Juga :  Bakamla RI Buka Operasi Gannet Ke-7 Bersama ABF dan KKP