Scroll ke Atas
Berita UtamaBrebesNasionalPendidikan

Jalan Putus dan Sekolah Terancam, Luthfi ‘Gercep’ Pulihkan di Longsor Brebes!

Joko Longkeyang
19
×

Jalan Putus dan Sekolah Terancam, Luthfi ‘Gercep’ Pulihkan di Longsor Brebes!

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Brebes – Kondisi darurat bencana di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi turun langsung meninjau titik longsor yang memutus akses utama warga dan mengancam keberlangsungan pendidikan siswa, Rabu (11/3/2026).

​Luthfi menegaskan, pemulihan akses jalan dan fasilitas sekolah tidak boleh ditunda demi menjamin aktivitas ekonomi serta keamanan proses belajar mengajar.

Advertisement

​Bencana yang bermula dari luapan Sungai Longkrang ini telah menggerus tebing hingga memakan badan jalan sejak awal Maret. Akibatnya, jalur penghubung antarkecamatan kini lumpuh total.”Jalan ini jalur ekonomi warga, harus segera dikonstruksi ulang. Secara teknis, Pemkab Brebes menyiapkan lahan alternatif, dan Pemprov Jawa Tengah akan melakukan intervensi penuh agar perbaikan berjalan kilat,” ujar Ahmad Luthfi di sela-sela peninjauan.

Baca Juga :  Suciati, Srikandi Hanura Bacaleg Dapil 1 Dalam Pilkada Tahun 2024.

​Kepala Dinas PUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro, menambahkan pihaknya tengah mengkaji opsi relokasi jalan ke tanah bengkok atau memperkuat tebing sungai dengan talud raksasa demi keamanan jangka panjang.”Pendidikan Tidak Boleh Berhenti!”

​Selain infrastruktur, dampak memilukan terlihat di SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan. Bangunan sekolah retak parah bahkan sebagian roboh, memaksa 108 siswa mengungsi ke gedung madrasah terdekat untuk belajar.

​Melihat kondisi tersebut, Luthfi memberikan instruksi khusus:​ Jaminan Belajar: Siswa harus tetap belajar dengan nyaman meskipun di lokasi sementara. Dukungan Anggaran: Pemprov siap membantu meskipun kewenangan SMP ada di tingkat kabupaten. Relokasi Cepat: Mendukung rencana sekolah untuk pindah ke lahan yang lebih aman dari ancaman longsor susulan.​”Saya minta Kepala Sekolah tidak ragu melapor jika ada kendala. Masa depan anak-anak sekolah adalah prioritas kita bersama. Pendidikan tidak boleh berhenti karena bencana,” tegasnya.

Baca Juga :  Pastikan Warga Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis, Bupati Cek RSUD Kraton

​Dalam kunjungan ini, tampak hadir Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma beserta pimpinan BPBD dan dinas-dinas strategis. Kehadiran para petinggi ini memastikan bahwa penanganan pascabencana di Cilibur dilakukan secara terpadu tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.

​Hingga saat ini, tim teknis masih terus memantau pergerakan tanah di sekitar lokasi, mengingat curah hujan di wilayah Brebes selatan masih tergolong tinggi.**( Joko Longkeyang).