Scroll ke Atas
Berita Utama

Pedagang Pasar Hewan Glangon Sragen Antusias Ikuti Vaksin Kodim Sragen

34
×

Pedagang Pasar Hewan Glangon Sragen Antusias Ikuti Vaksin Kodim Sragen

Sebarkan artikel ini

 

EMSATUNEWS.CO.ID, SRAGEN – Hari ini dalam hitungan Jawa adalah Jum’at pahing yang mana pahing adalah hari pasaran jawa dimana para penjual dan pembeli hewan ternak terbesar di Sragen kota yakni pasar hewan Nglangon bertemu untuk melakukan aktivitas jual beli. Tak ingin terlewatkan begitu saja Kodim Sragen mengambil langkah cepat untuk menggerakkan anggota Koramil 01/Kota dan tim vaksinator dari poskes Pratama Kartika 25 melaksanakan vaksinasi dipasar Nglangon, Jumat (25/02/2022).

Babinsa Karang tengah Serka Muslih dan Serda Arik dibantu Serma Tri morseno tak sungkan sungkan berkeliling pasar hewan dengan Toa dan berteriak teriak untuk memberikan sosialisasi kepada warga dan menghimbau agar yang belum vaksin agar melaksanakan vaksin ditempat yang sudah disiapkan oleh pihak Kodim Sragen.

Dalam wawancara secara terpisah Dandim 0725/Sragen letkol Inf Anggoro Heri Pratikno mengatakan kegiatan vaksin dilakukan dalam rangka mempercepat vaksinasi di Kabupaten Sragen guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 termasuk varian omicron, selain itu juga utk menjaring masyarakat Sragen yang belum melaksanakan vaksinasi ditempat tempat keramaian tanpa harus meninggalkan aktivitasnya.

Baca Juga :  Pohon Legendaris Berusia Ribuan Tahun di Desa Beluk Pemalang Kondisinya Nyaris Mati

“Hari ini Kami gelar di dua tempat mas dipasar hewan dan di lokasi Karya bakti Dk. Geneng Ds. Wonotolo Gondang, Kami melayani vaksin dosis 1, 2 dan 3, Alhamdulillah dari 2 tempat yang kami gelar total ada 378 orang yang vaksin, di Gondang 306 dan di pasar hewan 72 orang,” kata Dandim.

Sementara Lurah pasar Nglangon Margono menyambut baik kegiatan vaksin dari Kodim Sragen. “Saya dukung penuh kegiatan vaksin dari kodim Sragen, kadang para pedagang maupun pengunjung pasar hewan agak malas jika harus datang ke puskesmas atau tempat vaksin karena harus meninggalkan pekerjaannya, ketika ada vaksin di tempat mereka bekerja ternyata banyak juga yang vaksin, artinya vaksinasi jemput bola seperti ini sangat efektif,” katanya.(*)

Editor : Oji