Scroll ke Atas
Berita Utama

Jadi Wilayah Langganan Rob, Ini Permintaan Kepala Desa Limbangan

77
×

Jadi Wilayah Langganan Rob, Ini Permintaan Kepala Desa Limbangan

Sebarkan artikel ini


EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG
– Tanggul penahan rob yang dibangun di wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan berimbas pada  wilayah yang ada di pesisir Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. 

Demikian disampaikan Kepala Desa Limbangan, Siswoyo kepada Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat saat melakukan roadshow peresmian proyek pembangunan APBD dan pemberdayaan di Kabupaten Pemalang tahun 2022 di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Rabu (1 Desember 2022).

Menurut Siswoyo, wilayah pesisir di Kecamatan Ulujami memang sering dilanda banjir rob. Kendati demikian, dampak yang ditimbulkan sebetulnya tidak begitu parah. Namun sejak adanya tanggul penahan rob di wilayah Kabupaten Pekalongan, gelombang banjir rob yang menerjang wilayah pesisir di Kecamatan Ulujami ini sangat luar biasa. Dampak yang ditimbulkan juga cukup parah.

“Sebelum adanya tanggul pak sebenarnya, dampaknya tidak terlalu parah. Tapi setelah adanya tanggul di wilayah Kabupaten Pekalongan itu gelombang rob luar biasa pak,” ujar Siswoyo kepada Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat.

Diungkapkan Siswoyo, saat ini desa-desa di wilayah pesisir Kecamatan Ulujami kondisinya memprihatinkan. Salah satunya di Desa Limbangan. Menurut dia, Desa Limbangan saat ini sudah dalam kondisi hancur, dimana separo lebih wilayahnya terendam air laut.

“Tambaknya itu lebih dari 50 persen kena abrasi. Makanya kemarin kita minta keringanan kepada pihak kabupaten supaya di nol kan SPPT-nya,” terangnya.

Permintaan itu ia sampaikan menyusul adanya keengganan dari warga untuk membayar pajak akibat tambak-tambak milik mereka yang sudah berubah menjadi seperti lautan.

“Makanya kami mohon ijin agar ada keringanan kaitannya perpajakan,” harapnya.

Kendati demikian, diakuinya, persoalan rob di wilayahnya sudah sedikit teratasi setelah dibuatkannya pintu-pintu penanggul rob di tiga titik. Hanya saja yang menjadi permasalahan yaitu ketika air rob masuk ke pemukiman atau areal pertanian, air tidak cepat surut.   

Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut, dirinya berharap agar dinas terkait memberikan bantuan mesin pompa air untuk dipasang di tiga titik itu. Pompa-pompa air tersebut nantinya berfungsi untuk menyedot air rob supaya cepat surut.

“Kalau nanti ada pompa air, insyaallah tiga tahun kemudian areal persawahan bisa ditanami pak. Karena sudah kita batasi,” tandasnya.

Menanggapi persoalan rob ini, Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat mengaku sudah berkirim surat kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Kementerian PUPR terkait hal itu. Namun demikian, kata dia, sampai sekarang belum juga ada balasan.

Dia menyampaikan bahwa dalam upaya menyelesaikan permasalahan rob, dirinya juga akan bertemu dengan Diaspora di Jakarta. Ini menjadi PR bersama, bagaimana mereka bisa mengusahakan menangani permasalahan rob di wilayah Kecamatan Ulujami. Apalagi banjir rob di wilayah itu menimbulkan dampak yang  luar biasa sejak dibangunnya sabuk pengaman rob di wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan.

“Kita terus berupaya, karena anggarannya cukup besar untuk penanganan rob ini hampir mencapai dua ratusan miliar. Kalau hitungan mungkin sekarang sudah dua ratus lima puluhan miliar,” jelasnya.

Mansur mengungkapkan bahwa penanganan permasalahan rob ini sebetulnya sudah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2016.

Mansur pun memahami akan kondisi wilayah pesisir Kecamatan Ulujami yang terus dilanda rob. Akan tetapi karena keterbatasan anggaran sehingga Pemerintah Kabupaten belum bisa bertindak maksimal dalam penanganannya.

“Tapi terkait penanganan sekolah (yang terdampak rob) nanti bisa kita tangani. Terkait jalan, saya setuju kalau jalan di daerah laut atau pesisir apalagi kalau jalan yang sering terendam air laut itu, kalau aspal memang cepat rusak. Tapi apapun kemarin dengan keterbatasan kita maksimalkan,” tukasnya.

Adapun terkait permintaan bantuan mesin pompa air, Mansur menandaskan akan berusaha merealisasikannya dengan melalui dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Penulis : Yanto

Baca Juga :  Belasan Marching Band Pelajar Ramaikan Parade dan Pawai Taaruf Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturokhiim Bimiayu