Scroll ke Atas
Berita Utama

Tim BPBD Terus Lakukan Pencarian Tobari Warga Desa Kalilangkap Bumiayu, Korban Diduga Hanyut di Sungai Pemali

69
×

Tim BPBD Terus Lakukan Pencarian Tobari Warga Desa Kalilangkap Bumiayu, Korban Diduga Hanyut di Sungai Pemali

Sebarkan artikel ini
Korban yang diduga hilang di sungai Pemali.

EMSATUNEWS.CO.ID, BREBES – Tobari (70) warga Dukuh Pecinan RT 02/03 Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes dikabarkan menghilang dan diduga korban hanyut di sungai Pemali sejak Sabtu (25/3/2023) malam hingga sampai hari ini belum ditemukan atau belum pulang kerumahnya. 
Kepala desa (Kades) Kalilangkap H. M Shobar saat dikonfirmasi mengenai kabar hilangnya salah seorang warganya, membenarkan bahwa warganya sejak Sabtu kemarin. 
“Korban dikabarkan oleh keluarganya hilang dan sampai hari ini belum pulang kerumah atau belum ditemukan,” kata Shobar di ruang kerjanya, Senin (27/3/2023).
Shobar menerangkan korban yang diduga hanyut disungai Pemali tersebut berawal pada hari Sabtu (25/3/2023) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin, korban dengan menggunakan kaos hitam sarung hitam dan handuk warna biru meninggalkan rumah menuju sungai untuk buang air besar (BAB) dan korban sempat bertemu dengan Saksi Andul Kodir (45) yang bertanya dan dijawab korban akan BAB di sungai sesuai kebiasan. Namun, setelah ditunggu oleh keluarganya sampai pukul 22.00 WIB korban belum kembali sehingga keluarganya melaporkan ke pihak Pemdes dan melakukan pencarian di sekitar lokasi yang menjadi kebiasaan korban dalam BAB dan di lokasi tersebut mereka menemukan 1 buah handuk dan sandal hanya sebelah milik korban.  
“Mereka menduga korban telah terpeleset ditepi Sungai Pemali dalam kondisi air sungai banjir,” terangnya.
Tampak keluarga korban bersama warga melakukan pencarian dan hasilnya nihil. Dan terkait adanya peristiiwa tersebut pihak Pemdes langsung melaporkan ke BPBD Kabupaten Brebes.
Beberapa saat kemudian tim dari BPBD, Pemdes Kalilangkap, WIPALA, RAPI, MDMC, RGS, RSP dan warga masyarakat tiba di lokasi kejadian untuk mencari data awal dan melakukan pencarian di sekitar titik awal dan hasilnya masih nihil sehingga pencarian dihentikan pada 17.00 WIB dan akan dilanjutkan. Besok pagi sambil menunggu bantuan Tim dan peralatan dari BPBD.
Satgas PB BPBD Pos Bumiayu Budi Sujatmiko mengakui dalam pencairan korban yang diduga hanyat di Sungau Pemali ini ada sedikit mengalami kendala antara lain peristiwa ini tidak adanya saksi yang melihat keberadaan korban pada saat berada di tepi sungai Pemali.
“Cuaca di hulu Pemali masih sering terjadi hujan intensitas tinggi sehingga sugai pemali sering mengalami banjir besar,”  ujarnya.
Budi mengungkapkan, untuk pencarian korban tetap akan dilanjutkan sampai korban ditemukan dengan tim lebih banyak/gabungan.(imam)

Baca Juga :  Daftar Ke Gerindra, Mansur Hidayat Yakin 99 Persen Akan Mendapatkan Rekomendasi