Scroll ke Atas
banner 970x250 banner 970x250
Berita UtamaNasionalPemalang

Bocah Dilaporkan Hilang, Ditemukan Dalam Keadaan Sudah Tidak Bernyawa

×

Bocah Dilaporkan Hilang, Ditemukan Dalam Keadaan Sudah Tidak Bernyawa

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang –Sebuah kejadian tragis terjadi di Sungai Jamuran, Desa Kalirandu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Seorang anak yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian ini dilaporkan oleh Agung Fitriono (48), seorang guru yang juga ayah dari korban.

Kejadian berawal pada hari Jumat, tanggal 1 Desember 2023, sekitar pukul 22.30 WIB. Agung Fitriono bersama keluarganya sedang melakukan pencarian di sepanjang pinggir Sungai Jamuran, dalam upaya mencari anaknya yang hilang. Saat itu, Agung Fitriono berada sekitar 75 meter dari rumahnya ditemani Jafar, Martono, Sahroni tetangga ayah korban. Tiba-tiba, Ja’far melihat sesuatu yang bergerak seperti sampah dari arah selatan, ketika didekati dan diangkat olehnya ternyata benda tersebut adalah seorang anak laki-laki.

Advertisement
banner 970x250
Scroll Untuk Baca

Jafar mengangkat benda yang ditemukannya ternyata anaknya Agung Fitriono yang bernama Arya Zaki Pamungkas (2 tahun 10 bulan), yang dilaporkan hilang sehari sebelumnya, pada Kamis, tanggal 30 November 2023, sekitar pukul 07.45 WIB. Sayangnya, saat ditemukan, Arya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Agung Fitriono, bersama dengan saksi-saksi lainnya, yaitu Jafar (61), seorang purnawirawan Polri yang beralamat di Desa Kalirandu, dan Martono (45), seorang kuli bangunan juga beralamat di Desa Kalirandu, serta Sahroni (50), seorang pedagang yang beralamat di Desa Kalirandu, membawa jenazah Arya pulang ke rumah duka. Selanjutnya, mereka melaporkan kejadian ini ke Polsek Petarukan.

Baca Juga :  Damkar Comal Berhasil Jinakan Si Jago Merah Yang Mengamuk di Kendaldoyong.

Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Petarukan segera melakukan langkah-langkah penanganan. Kapolsek bersama dengan Kanit dan anggota Reskrim serta SPKT mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal. Selain itu, mereka juga membuat laporan resmi tentang kejadian ini dan mencatat keterangan dari para saksi yang ada.

Kemudian, pihak kepolisian menghubungi tenaga medis dari Puskesmas Petarukan untuk melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah Arya. Dr. Dede Joko Wibowo, dokter dari Puskesmas Petarukan, melakukan pemeriksaan dan menyimpulkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tubuhnya juga sudah membengkak, menunjukkan bahwa Arya sudah meninggal lebih dari satu hari.

Kepolisian Polsek Petarukan melaporkan temuan ini kepada pimpinan mereka sebagai langkah selanjutnya dalam penanganan kasus ini. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Arya Zaki Pamungkas dan apakah ada unsur-unsur tindak pidana yang terlibat dalam kasus ini.