Scroll ke Atas
Daerah

Komisaris Holding Perkebunan Tinjau Potensi HGU PTPN I Regional 4

Avatar
192
×

Komisaris Holding Perkebunan Tinjau Potensi HGU PTPN I Regional 4

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG-EMSATUNEWS.CO.ID – Komisaris Utama Holding Perkebunan Nusantara, Zulkifli Zaini beserta jajaran komisari melakukan kunjungan ke Kebun Genitri Lor, Kebun Rojopolo, dan Kebun Nyeoran yang berada di wilayah HGU Lumajang milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 4, (24/01). Kunjungan ini untuk melihat budidaya tebu yang dilakukan dan proyeksi produktivitas di masing-masing kebun.

Varietas yang ditanam pada HGU Lumajang ini adalah NXI 4T yang memiliki potensi rendemen 8,08-8,45%. Manajemen Regional 4 optimis potensi tersebut dapat tercapai dengan optimal, didukung dengan sistem pengairan yang tepat di masing-masing kebun.

Advertisement
Baca Juga :  Wakil Ketua MPR RI Resmikan Rumah Aspirasi Harris Turino, Bambang Pacul: Menjaring Aspirasi Rakyat ke Parlemen

“Varietas NXI 4T ini merupakan salah satu varietas unggulan yang dimiliki Regional 4, dimana potensi rendemen dapat mencapai 9,5%,” terang Subagiyo, Region Head Regional 4 PTPN I.

Berdasarkan proyeksi kinerja Januari 2024 ini, produktivitas rata-rata Regional 4 mencapai 100-150 Ton/Ha pada 12.150 Ha lahan HGU tebu yang dikelolanya. Sedangkan proyeksi produksi tebu 1,1 Juta Ton Tebu.

“Perlu adanya kolaborasi antara PTPN I Regional 4 dengan P3GI dan PT SGN untuk bersama-sama mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional,” ungkap Zulkifli Zaini, Komisaris Utama Holding Perkebunan Nusantara.

Baca Juga :  Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

Dewan Komisaris juga berkesempatan untuk melakukan tanam perdana tebu dan dilanjutkan dengan melihat Kebun Rojopolo yang juga dikunjungi Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pada Desember lalu.

Dewan Komisaris Holding juga melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung kegiatan yang dilakukan di Pusat Penelitian (Puslit) Sukosari. Puslit Sukosari melakukan berbagai kegiatan meliputi penelitian, produsen benih, diversifikasi, hingga pelayanan jasa. Puslit Sukosari juga menghasilkan berbagai produk olahan pisang yang juga dijual di toko oleh-oleh di Lumajang, seperti kripik pisang, stik pisang, dan lain. (FDL)