Emsatunews.co.id, Pemalang – Suasana malam pergantian tahun 2026 di Kabupaten Pemalang berlangsung meriah dan penuh energi. Mengantisipasi lonjakan euforia masyarakat, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., bersama jajaran Forkopimda terjun langsung melakukan monitoring dan patroli gabungan berskala besar, Rabu (31/12/2025) malam hingga dini hari.
Kegiatan diawali dengan koordinasi tingkat nasional melalui zoom meeting bersama Kapolri dan para menteri dari Pos Pengamanan Alun-alun Pemalang. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapsiagaan personel di wilayah selaras dengan pantauan situasi nasional secara real-time.
Usai koordinasi virtual, rombongan yang terdiri atas Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia, dan jajaran pimpinan daerah lainnya, melakukan patroli jalan kaki. Mereka menyisir kawasan Car Free Night, mulai dari pusat kuliner UMKM di Jalan Surohadikusumo hingga Jalan Mukhtar.
Puncak keramaian terlihat di kawasan City Walk Jalan Jenderal Sudirman. Diperkirakan sebanyak 2.600 orang memadati area tersebut. Alih-alih hanya memantau dari kejauhan, para pimpinan daerah ini memilih membaur, menyapa, dan berdialog langsung dengan warga yang tengah merayakan pergantian tahun.
Tak hanya fokus pada massa, Forkopimda juga menunjukkan kepeduliannya kepada petugas di lapangan. Rombongan memberikan bingkisan dan dukungan moril kepada personel gabungan di pos terpadu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga keamanan saat warga lain sedang merayakan liburan.
Letkol Inf Muhammad Arif menegaskan bahwa sinergitas lintas instansi adalah kunci utama di balik terciptanya suasana yang aman.”Monitoring gabungan ini adalah bukti nyata sinergi TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kami ingin masyarakat merasa aman. Kami mengajak warga merayakan momentum ini dengan kesederhanaan namun tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Dandim Pemalang.
Hingga Kamis (1/1/2026) dini hari, situasi di wilayah Kota Pemalang dilaporkan tetap kondusif, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti, menutup perayaan tahun baru dengan kesan yang positif.( Joko Longkeyang ).















