Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Ahmad Luthfi Dan Gibran Kejar Tayang Relokasi Pengungsi Padasari

Joko Longkeyang
23
×

Ahmad Luthfi Dan Gibran Kejar Tayang Relokasi Pengungsi Padasari

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengeksekusi rencana relokasi bagi ribuan jiwa yang terdampak fenomena tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal. Tim ahli kini tengah berjibaku melakukan pemetaan geologi guna menjamin lahan hunian baru bagi para pengungsi benar-benar berada di zona aman.

​Langkah akselerasi ini merupakan respons langsung terhadap titah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Ahmad Luthfi pasca-peninjauan lokasi bencana pekan lalu.

Advertisement

​Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto, mengungkapkan bahwa saat ini asesmen geologi sedang difokuskan pada empat titik strategis. Tiga lokasi berada di seputaran Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, sementara satu lokasi lainnya memanfaatkan lahan milik Perhutani.​”Stabilitas tanah adalah kunci. Kami mengkaji lahan dengan total luasan mencapai belasan hektare untuk memastikan tidak ada lagi ancaman pergerakan tanah di masa depan. Kajian teknis ini kami targetkan rampung dalam waktu dekat agar pembangunan hunian sementara (huntara) bisa segera dipacu,” ujar Agus di Semarang, Senin (9/2/2027).

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Aktifkan OMC di Langit Cilacap, Upaya Maksimalkan Pencarian Korban Longsor Cibeunying

​Bukan hanya soal lahan, urusan “perut” dan logistik 2.000 lebih pengungsi di Tegal juga menjadi atensi. Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas C. Penanggungan, memastikan empat dapur umum terus mengepul untuk mencukupi kebutuhan pangan warga di sembilan titik pengungsian.​”Paralel dengan kajian geologi, kami sudah berkoordinasi dengan DPU untuk mengerahkan alat berat. Begitu rekomendasi lahan keluar, land clearing langsung tancap gas. Kami bekerja secara simultan,” tegas Bergas.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pastikan Logistik Korban Longsor Banjarnegara Aman dan Tercukupi

​Di saat bersamaan, Pemprov Jateng juga memperkuat benteng pertahanan di wilayah Pekalongan yang tengah dikepung banjir. Puluhan unit pompa air, termasuk bantuan tambahan mobile pump dari Solo hingga Demak, dikerahkan untuk menyurutkan genangan.

​Sebagai bentuk kepedulian, kucuran bantuan senilai hampir setengah miliar rupiah telah disalurkan ke Kota dan Kabupaten Pekalongan. Paket logistik berupa sembako, obat-obatan, hingga nasi siap saji terus dipasok bagi ribuan warga yang kini masih bertahan di posko-posko pengungsian. **( Joko Longkeyang).