Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Sinergi Membangun Desa, TMMD Sengkuyung I Pemalang Sasar Surajaya

Joko Longkeyang
26
×

Sinergi Membangun Desa, TMMD Sengkuyung I Pemalang Sasar Surajaya

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat gotong royong kembali membubung di Kabupaten Pemalang. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 resmi digulirkan. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, membuka secara langsung kegiatan tersebut melalui upacara khidmat di Lapangan Dusun Kemangmang, Desa Surajaya, Selasa (10/2).

​Mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini memfokuskan pembangunan pada akses infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.

Advertisement

​Dalam amanatnya, Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa TMMD merupakan instrumen penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah yang sulit terjangkau. Selama 30 hari ke depan, terhitung hingga 11 Maret 2026, personel TNI bersama warga akan bahu-membahu menuntaskan sejumlah sasaran fisik di Desa Surajaya.​”TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi menjangkau pelosok desa guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati usai memukul gong tanda dimulainya kegiatan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1714-02/Ilu Laksanakan Komsos dan Bagikan Sembako

​Adapun sasaran fisik utama dalam tahap ini meliputi: Pengaspalan jalan sepanjang 1.362 meter. Pembangunan talud penguat jalan. Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.

​Keberhasilan program ini didukung penuh oleh sinergi anggaran antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp246 juta dan Pemerintah Kabupaten Pemalang senilai Rp417 juta. Tak hanya infrastruktur, TMMD kali ini juga menyasar aspek kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan nonfisik.

Baca Juga :  May Day di Pemalang: Bupati Anom Gandeng Pengusaha Ciptakan Lapangan Kerja Baru

​Penyuluhan kesehatan, sosialisasi penanganan stunting, pelayanan KB, hingga penyuluhan hukum terpadu dijadwalkan mengisi rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh.

​Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, menambahkan bahwa TMMD bukan sekadar proyek fisik semata. “Ini adalah soal merawat semangat kebersamaan. Kami berharap perbaikan akses jalan nantinya mampu memutus rantai isolasi ekonomi dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Surajaya,” tandasnya.

​Upacara pembukaan ditutup dengan peninjauan langsung lokasi rehabilitasi RTLH oleh jajaran Forkopimda Pemalang untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan pengerjaan dimulai sesuai jadwal. **( Joko Longkeyang).