Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Cegah Longsor, TNI dan Warga Surajaya Kompak Bangun Talud Desa

Joko Longkeyang
10
×

Cegah Longsor, TNI dan Warga Surajaya Kompak Bangun Talud Desa

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Akselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan terus dipacu melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026. Kali ini, personel Kodim 0711/Pemalang memfokuskan pengerjaan fisik pada pembangunan talud di Dusun Kemamang, Desa Surajaya, Kabupaten Pemalang, Kamis (12/2/2026).

Pembangunan talud ini menjadi krusial mengingat fungsinya sebagai penahan struktur tanah. Dengan adanya talud yang kokoh, badan jalan di wilayah tersebut diharapkan lebih stabil, tahan terhadap gerusan air (erosi), serta meminimalisasi risiko longsor yang kerap mengancam akses transportasi warga.

Advertisement
Baca Juga :  Bupati Pemalang Hadiri Penutupan Operasi TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Desa Bulakan

​Pasiter Kodim 0711/Pemalang, Kapten Arm Eko Budiharjo, menekankan bahwa proyek fisik ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap program percepatan pembangunan pemerintah daerah. Menurutnya, infrastruktur yang mantap akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.​”Kami menggarap talud ini agar mobilitas masyarakat Dusun Kemamang menjadi lebih aman dan lancar. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan dan kenyamanan aktivitas warga sehari-hari,” ungkap Kapten Arm Eko Budiharjo di sela-sela peninjauan lokasi.

Baca Juga :  Buat Talud Baru, Kades Petanjungan Harapkan Kualitas Hidup Warganya Meningkat

​Hal yang menarik dalam pengerjaan ini adalah tingginya antusiasme warga setempat. Puluhan warga bahu-membahu bersama prajurit TNI mengangkut material dan menyusun batu demi batu. Semangat swadaya masyarakat ini diakui menjadi kunci utama cepatnya progres pengerjaan di lapangan.

​Pihak Kodim 0711/Pemalang berharap, melalui TMMD Sengkuyung ini, hubungan emosional antara TNI dan rakyat semakin solid. Keberhasilan pembangunan fisik ini nantinya diharapkan menjadi tonggak bagi pertumbuhan ekonomi desa yang lebih progresif berkat akses jalan yang telah diperkuat.**( Joko Longkeyang).