Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Balik Rantau Gratis: Senyum Perantau Jateng Kembali Mengadu Nasib

Joko Longkeyang
14
×

Balik Rantau Gratis: Senyum Perantau Jateng Kembali Mengadu Nasib

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Deru mesin Kereta Api Tawang Jaya Premium di Stasiun Tawang, Semarang, menjadi saksi bisu keberangkatan 320 perantau asal Jawa Tengah menuju Jakarta, Jumat (27/3/2026) siang. Di tengah hiruk-pikuk perpisahan, terpancar rona bahagia dari para peserta program Balik Rantau Gratis yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, hadir langsung di peron stasiun pada pukul 14.15 WIB untuk melepas keberangkatan empat rangkaian kereta ekonomi premium tersebut. Program ini menjadi oase bagi para pekerja sektor informal yang sering kali terbentur mahalnya harga tiket pasca-Lebaran.

Advertisement

​Meringankan Langkah, Menabung Harapan

​Bagi Ngatmono (51), pedagang minuman asal Jepara, program ini bukan sekadar tumpangan cuma-cuma. Baginya, tiket gratis ini adalah cara pemerintah menghargai perjuangan rakyat kecil.

​”Alhamdulillah, sangat membantu sekali. Kalau beli sendiri untuk berempat, bisa habis lebih dari Rp1 juta. Uang segitu sangat berarti untuk modal usaha kembali di Jakarta,” ungkapnya sambil menunjukkan tiket gratisnya dengan penuh syukur.

Baca Juga :  Gubernur Jateng Segera Luncurkan 150 Pilot Project Kecamatan Berdaya 

​Kisah serupa datang dari Devia Yolanda (23). Mahasiswi magang asal Karanganyar ini mengaku bisa berhemat banyak berkat fasilitas mudik dan balik gratis tahun ini. Baginya, program ini memberikan ketenangan pikiran sehingga ia bisa fokus kembali meniti karier di ibu kota tanpa pusing memikirkan ongkos pulang-pergi.

​Kehadiran Negara untuk Pekerja Informal

​Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah masyarakat berpenghasilan tidak tetap. Menurutnya, setelah uang habis digunakan untuk kebutuhan berlebaran di kampung halaman, biaya untuk kembali merantau sering menjadi momok yang memberatkan.

​”Kami ingin memastikan mereka bisa kembali bekerja dengan tenang tanpa beban utang tiket. Ini adalah wujud kehadiran Pemprov Jateng untuk rakyatnya yang sedang berjuang di tanah rantau,” jelas Luthfi di sela-sela keberangkatan kereta.

Baca Juga :  Di HUT Ke Pertama GWS Diharapkan Memberikan Kontribusi Untuk Masyarakat

​Pesan Guyub Rukun di Perantauan

​Sebelum kereta bergerak meninggalkan peron, Ahmad Luthfi menyempatkan diri menyapa para penumpang di dalam gerbong. Ia menitipkan pesan agar warga Jawa Tengah tetap menjaga integritas dan etos kerja yang tinggi selama berada di perantauan.

​”Bekerjalah dengan rajin dan tetap taat hukum. Ingat, ada keluarga yang menanti di rumah. Tunjukkan karakter warga Jateng yang guyub, rukun, dan santun di mana pun berada,” pesan Gubernur.

​Lepasnya rangkaian kereta menuju Stasiun Pasar Senen hari itu bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan awal dari babak baru perjuangan para perantau dalam menjemput rezeki dengan hati yang lebih ringan.**( Joko Longkeyang).