Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Gus Yasin dan Ning Nawal Bedah Rahasi Kepemimpinan Nabi di UNS

Joko Longkeyang
18
×

Gus Yasin dan Ning Nawal Bedah Rahasi Kepemimpinan Nabi di UNS

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Surakarta– Ratusan mahasiswa memadati Masjid Nurul Huda Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mengikuti Kuliah Ramadan pada Selasa (10/3/2026). Acara ini menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, bersama sang istri, Nawal Arafah Yasin, sebagai narasumber utama.

​Dalam diskusi santai menjelang berbuka tersebut, pasangan tokoh Jawa Tengah ini membedah nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah yang relevan di era digital.

Advertisement

​Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menekankan bahwa kepemimpinan Nabi Muhammad berakar pada kekuatan hubungan dengan Sang Pencipta. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa seorang pemimpin tetaplah manusia biasa yang butuh dukungan spiritual dan keluarga.”Rasulullah menunjukkan bahwa hablu minannas (hubungan sesama manusia) akan kokoh jika hablu minallah (hubungan dengan Allah) kuat,” jelas Gus Yasin.

Baca Juga :  Dukungan RB – Suwarso Semakin Masif

​Ia juga menyoroti tantangan pemimpin masa kini yang hidup di bawah pengawasan ketat teknologi. Menurutnya, kejujuran dan amanah kini harus didukung oleh sistem yang transparan dan akuntabel agar tidak mudah dicari celah kesalahannya.

​Pada sesi yang sama, Nawal Arafah Yasin atau Ning Nawal memberikan perspektif menarik mengenai kepemimpinan perempuan dalam Islam. Ia meluruskan berbagai persepsi sempit dengan merujuk pada kisah Ratu Balqis dalam Al-Qur’an.​”Al-Qur’an mengisahkan Ratu Balqis sebagai sosok pemimpin sukses. Ini bukti bahwa Islam tidak menutup ruang bagi perempuan untuk memiliki kapasitas memimpin selama berpegang pada akhlak dan syariat,” ujar Ning Nawal.

Baca Juga :  Bupati Pati Kena OTT, Gus Yasin Jamin Pelayanan Publik Tetap Prima

​Ia juga mencontohkan peran strategis Ummu Salamah yang nasihatnya didengar oleh Rasulullah, membuktikan bahwa perempuan memiliki tempat terhormat dalam musyawarah dan pengambilan keputusan besar.

​Rektor UNS, Prof. Hartono, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Gus Yasin dan Ning Nawal berbagi ilmu. Ia berharap para mahasiswa dapat menyerap esensi kepemimpinan Nabi untuk diterapkan dalam organisasi maupun kehidupan profesional nantinya.​”Kajian ini sangat mencerahkan. Kami ingin mahasiswa mengambil teladan bagaimana memadukan kompetensi modern dengan integritas moral seperti yang diajarkan Rasulullah,” tutur Prof. Hartono.

​Pertemuan tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah sembari menunggu kumandang azan Magrib di lingkungan kampus UNS.**( Joko Longkeyang).