Emsatunews.co.id, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Prestasi tersebut ditandai dengan diterimanya penghargaan Kolaboratif Award yang diserahkan secara simbolis dalam apel di lapangan tenis indoor Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa (17/3/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tutuko Raharjo, di hadapan jajaran aparatur pemerintah daerah.
Wujud Sinergi Lintas Sektor
Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pengakuan atas kuatnya komitmen sinergi antara Pemkab Pemalang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai krusial dalam mendongkrak kualitas pelayanan bagi masyarakat luas.
”Ini adalah apresiasi atas kerja sama kita semua. Sinergi ini harus terus dijaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat,” ungkap Bupati dalam arahannya.
ASN Dilarang “Libur Total” Saat Lebaran
Meski sedang merayakan keberhasilan meraih penghargaan, Bupati Anom memberikan instruksi tegas menjelang masa libur Hari Raya Idulfitri. Ia menekankan bahwa status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) menuntut kesiapan ekstra meski dalam masa cuti bersama.
Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak sepenuhnya lepas tangan selama 24 jam. ASN diminta tetap waspada dan responsif terhadap situasi darurat yang mungkin muncul di tengah masyarakat.
”Setiap dinas wajib menyusun jadwal piket hari raya secara bergiliran. Pelaksanaan harus tertib dan sesuai dengan regulasi ASN yang berlaku. Kita memberikan atensi agar pelayanan publik, terutama yang bersifat darurat, tetap optimal dan tidak berhenti sama sekali,” tegas Anom Widiyantoro.
Menjamin Pelayanan Publik Tetap Prima
Kebijakan piket lebaran ini diambil untuk memastikan bahwa Kabupaten Pemalang mampu merespons cepat setiap kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak selama periode mudik dan libur panjang. Dengan koordinasi yang matang, diharapkan kenyamanan warga tetap terjaga tanpa mengurangi esensi hari kemenangan.**( Joko Longkeyang).















