Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Dongkrak Pelayanan, Heru Kundhimiarso Usul Dana Operasional RT/RW Rp25 Juta

Joko Longkeyang
4
×

Dongkrak Pelayanan, Heru Kundhimiarso Usul Dana Operasional RT/RW Rp25 Juta

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Upaya penguatan peran rukun tetangga dan rukun warga terus disuarakan oleh legislatif  Heru Kundhimiaraso di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Anggota Komisi A DPRD Pemalang, yang akrab disapa Kundhi, secara terang-terangan mengusulkan adanya alokasi anggaran operasional khusus bagi RT dan RW guna mengoptimalkan kerja-kerja di akar rumput. Usulan strategis tersebut disampaikan dalam agenda Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan yang berlangsung di Kelurahan Pelutan, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (28/4/2026).

​Bukan Sekadar Insentif

Advertisement

​Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa dana operasional yang diusulkan berbeda dengan insentif tahunan yang selama ini diterima oleh para ketua RT/RW. Sebagai informasi, saat ini insentif bagi garda terdepan masyarakat tersebut berada di angka Rp500 ribu per tahun. ​”Kami di Komisi A sudah mengusulkan kenaikan honor insentif. Namun, yang kini kami dorong lebih jauh adalah dana operasionalnya. Kami proyeksikan per RT/RW bisa mendapatkan sekitar Rp25 juta per tahun untuk menunjang berbagai kegiatan masyarakat di Balai RW,” jelas Kundhi.

Baca Juga :  Dalam Kerja Bakti Warga Pencari Batu di Sungai Cigunung Temukan Mayat Kakek Maeli Warga Ganggawang Salem

​Menyesuaikan Kemampuan Daerah

​Mantan aktivis pendiri Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (AMPERA) ini menilai, peran RT dan RW sangat vital dalam sistem pelayanan publik. Oleh karena itu, dukungan finansial yang mumpuni menjadi kunci agar roda organisasi di tingkat bawah bisa bergerak lebih lincah.

Baca Juga :  DPRD Pemalang Abai Audiensi Honorer, Praktisi Hukum Sebut Pengkhianatan Amanah Rakyat

​Meski demikian, Kundhi menyadari bahwa realisasi usulan ini harus tetap berpijak pada kalkulasi yang matang terhadap kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pemalang.”Intinya kita ingin RT dan RW ini bergerak aktif. Jika nantinya anggaran ini terealisasi, kami berharap dibarengi dengan peningkatan kinerja. Harapan akhirnya adalah pelayanan kepada masyarakat terpenuhi secara optimal,” tambahnya.

​Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang selama ini sering terkendala keterbatasan dana di tingkat lingkungan terkecil.( Joko Longkeyang).