Emsatunews.co.id, Pemalang – Semangat kekeluargaan yang kental menyelimuti lereng bukit Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Selasa (28/4/2026). Di bawah sengatan matahari, puluhan warga bahu-membahu bersama personel TNI melakukan mobilisasi material batu secara manual untuk menuntaskan pembangunan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Medan yang terjal tidak menyurutkan nyali penduduk setempat. Secara bergantian, mereka memikul bongkahan batu melewati jalur setapak yang licin demi memastikan infrastruktur desa mereka segera rampung.
Ikhlas Demi Masa Depan Desa
Keterlibatan warga dalam proyek ini didasari oleh kesadaran kolektif akan pentingnya akses transportasi yang layak. Nasirin, salah satu warga yang ikut berpeluh ria di lokasi, menyebutkan bahwa partisipasinya adalah bentuk investasi masa depan bagi ekonomi keluarga dan tetangganya.”Kami bergerak atas dasar kesadaran sendiri. Jika akses jalan ini sudah mulus, mobilitas kami tidak lagi terhambat. Membawa hasil panen ke pasar pun akan jauh lebih cepat dan murah,” tutur Nasirin dengan penuh optimisme di sela kesibukannya.
Sinergi Tanpa Sekat
Kehadiran Satgas TMMD di tengah pemukiman memberikan warna baru bagi kehidupan sosial masyarakat Krangean. Hubungan antara prajurit TNI dan warga tampak sangat cair, tanpa ada batasan kaku. Sinergi ini diyakini menjadi kunci utama percepatan pembangunan fisik di lapangan.
Pembangunan jalan ini diproyeksikan menjadi “urat nadi” baru bagi perekonomian Desa Krangean. Selama ini, kendala utama yang dihadapi petani setempat adalah sulitnya distribusi hasil bumi akibat kondisi jalan yang memprihatinkan.”Harapan kami besar. Dengan jalan yang layak, kesejahteraan warga pasti akan meningkat seiring dengan lancarnya arus distribusi barang dan jasa,” pungkas Nasirin.
Potret gotong royong di Desa Krangean ini bukan sekadar aktivitas fisik pembangunan jalan, melainkan simbol kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam merajut kemajuan dari pinggiran.**( Joko Longkeyang).















