Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Harga Plastik Meroket 70%, Tarif AMDK Ajibpol di Pemalang Resmi Berubah

Joko Longkeyang
6
×

Harga Plastik Meroket 70%, Tarif AMDK Ajibpol di Pemalang Resmi Berubah

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Lonjakan harga plastik global berdampak langsung pada industri air minum dalam kemasan (AMDK) di daerah. Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang melalui unit usaha Ajibpol, resmi mengumumkan penyesuaian harga jual produknya yang mulai diberlakukan pada Senin, 27 April 2026 mendatang.

​Keputusan pahit ini diambil lantaran beban produksi kian membengkak. Komponen utama pengemasan, yakni plastik untuk botol dan cup, mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan di pasaran.

Advertisement

​Imbas Kenaikan Bahan Baku

​Manager AMDK Ajibpol, Mario Kempes, menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan langkah terakhir untuk menjaga keberlangsungan operasional perusahaan. Menurutnya, biaya bahan pendukung pengemasan telah naik di kisaran 60 hingga 70 persen.”Langkah ini tidak bisa kami hindari. Harga plastik untuk kemasan botol dan cup melonjak sekitar 70 persen, sehingga biaya produksi di seluruh lini turut terkerek naik,” jelas Mario saat memberikan keterangan pada Jumat (24/4/2026).

Baca Juga :  Satgas Yonif Mekanis 203/AK Adakan Kegiatan Sosial di Pasar Popome

​Daftar Harga Terbaru dan Kabar Baik Refill Galon

​Berdasarkan kebijakan baru tersebut, berikut adalah rincian harga produk Ajibpol per dus/unit: Cup 220 ml: Rp23.000, Botol 330 ml: Rp37.000, Botol 600 ml: Rp43.000, Galon 19 Liter (Set): Rp47.000, Refill (Isi Ulang) Galon: Rp12.000

​Menariknya, di tengah kenaikan harga kemasan botol, manajemen justru menurunkan harga refill galon sebesar 20 persen menjadi Rp12.000. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap beban pengeluaran rumah tangga pelanggan setia.

Baca Juga :  Perbaikan Pipa Utama, Sejumlah Wilayah di Pemalang Alami Gangguan Air Bersih Besok

​Respons Pelanggan dan Pasar

​Kenaikan ini ditanggapi dingin oleh para pelaku usaha. Hj Atiek P., salah satu agen resmi, menyebutkan bahwa langkah Ajibpol masih tergolong wajar. Ia menilai merk pesaing di kelasnya sudah lebih dulu menaikkan harga di pasaran.

​Di sisi lain, penurunan harga isi ulang galon justru menuai apresiasi. Eni W., warga Mulyoharjo, mengaku merasa terbantu dengan kebijakan tersebut. “Alhamdulillah, untuk isi ulang justru lebih murah. Ini sangat membantu kami di tengah situasi ekonomi saat ini,” tuturnya.

​Pihak manajemen berjanji akan terus memantau fluktuasi harga pasar. Jika harga bahan baku plastik kembali stabil atau menurun, Ajibpol berkomitmen untuk meninjau ulang tarif agar tetap kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat Pemalang.( Joko Longkeyang).