Emsatunews.co.id, PEMALANG – Kawasan hutan jati Desa Penggarit, Kecamatan Taman, mendadak riuh oleh deru mesin kendaraan pada Minggu (12/4/2026). Ratusan pecinta otomotif dari berbagai latar belakang, mulai dari penunggang motor trabas, mobil off-road, hingga pemilik kendaraan klasik, berkumpul dalam acara Halalbihalal lintas komunitas yang dikemas secara unik di alam terbuka.
Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, yang hadir didampingi istri, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar penyaluran hobi, melainkan instrumen penting untuk mempererat persaudaraan serta menggerakkan roda ekonomi desa melalui sektor pariwisata.
Aksi Sosial di Sela Deru Mesin
Tidak hanya adu ketangkasan di jalur ekstrem, kegiatan ini juga memiliki sisi kemanusiaan yang kental. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom bersama perwakilan Pemerintah Kabupaten Pemalang, PMI Pemalang, dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) menyerahkan bantuan sembako kepada 15 warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan jati Penggarit.
”Silaturahmi adalah kekuatan kita. Selain menambah teman, kebersamaan seperti ini membuka pintu rezeki dan memperkuat solidaritas sosial,” ujar Anom dalam sambutannya. Ia juga memuji peran komunitas otomotif yang selama ini aktif membantu pemerintah dalam penanganan bencana alam di wilayah Pemalang.
Eksplorasi Jalur dan Potensi Wisata
Kepala Desa Penggarit, Imam Wibowo, menjelaskan bahwa acara ini merupakan panggung untuk mengenalkan potensi wisata minat khusus di desanya. Peserta ditantang untuk menaklukkan jalur dengan berbagai tingkat kesulitan, mulai dari kategori fun hingga medan ekstrem yang memacu adrenalin.
”Kami ingin menunjukkan bahwa Penggarit memiliki daya tarik wisata alam yang luar biasa. Meski saat ini sedang ada proses penebangan pohon teresan untuk pengelolaan hutan berkelanjutan, ke depannya akan segera dilakukan penanaman kembali,” jelas Imam.
Para peserta juga diajak berinteraksi dengan kehidupan agraris setempat. Mereka berkesempatan melihat langsung hamparan lahan jagung seluas 100 hektare hasil kolaborasi warga dengan Perhutani, bahkan mencicipi pengalaman memetik singkong bersama petani lokal.
Membangun Sinergi Berkelanjutan
Meskipun sempat diguyur hujan pada malam sebelumnya, antusiasme peserta tidak surut. Bupati berharap agenda kolaboratif antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat desa ini dapat terus berlanjut guna mempromosikan Desa Penggarit sebagai destinasi wisata alternatif yang mandiri di Kabupaten Pemalang.**( Joko Longkeyang).















