EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, resmi beroperasi.
Peresmian beroperasinya KDMP Desa Cepiring tersebut dilakukan secara daring oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dan dilaksanakan serentak bersama dengan 1.061 unit KDMP lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia pada Sabtu (16/5/ 2026) siang, yang dipusatkan di Desa Desa Tingul, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Peresmian KDMP Desa Cepiring secara daring tersebut diikuti langsung oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, PJ Sekda Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, serta Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Ade Sohali, Sabtu (16/5/2026) siang, di KDMP Desa Cepiring, Kecamatan Cepiring.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengutarakan bahwa dari total 286 desa dan kelurahan di Kabupaten Kendal yang direncanakan memiliki KDMP, saat ini sudah ada sebanyak 48 KDMP yang sudah selesai dibangun dan siap beroperasi.
Sedangkan sebanyak 117 KDMP lainnya, sambung Bupati Kendal, masih dalam tahap proses pembangunan.
“Selain itu, terdapat 11 lokasi untuk pembangunan KDMP yang lahannya sudah memenuhi syarat karena tidak masuk kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD), dan saat ini masih menunggu proses input melalui portal Agrinas”, terang Bupati Kendal.
Lebih lanjut, Bupati Kendal mengemukakan harapannya bahwa seluruh target pembangunan KDMP di Kabupaten Kendal dapat terealisasi sehingga manfaat koperasi benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Terkait dengan pembangunan KDMP di wilayah kelurahan, Bupati Kendal menyampaikan bahwa pembangunannya masih terkendala dengan status lahan yang masuk dalam kawasan LP2B.
“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kendal harus mengajukan rekomendasi kepada ATR/BPN pusat agar lahan tersebut dapat dikeluarkan dari status LP2B. Karena kalau status lahannya masih LP2B, maka di portal Agrinas bisa tertolak. Saya berharap, proses rekomendasi dari pusat ini bisa segera selesai”, pungkas Bupati Kendal.
Sementara itu, Dandim 0715/ Kendal, Letkol Inf Ade Sohali, mengatakan bahwa dari 286 desa dan kelurahan di Kendal, saat ini sudah ada 163 titik yang masuk dalam portal pembangunan KDMP.
“Dari 163 titik itu, yang sudah terbangun 100 persen ada 48 titik, sedangkan sisanya masih dalam progres pembangunan”, kata Letkol Ade Sohali.
Lebih jauh, Letkol Ade Sohali mengutarakan bahwa untuk pembangunan KDMP di wilayah kelurahan yang ada Kecamatan Kendal, masih terkendala karena belum adanya ketersediaan lahan yang sesuai dengan yang disyaratkan.
“Terkait hal tersebut, kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dimana nantinya aset-aset milik pemerintah daerah akan dievaluasi yang dimungkinkan dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan KDMP“, tutup Letkol Ade Sohali. (*17).















