Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Fantastis Ekonomi Jateng Melesat 5,89 Persen, Lampaui Capaian Nasional!

Joko Longkeyang
2
×

Fantastis Ekonomi Jateng Melesat 5,89 Persen, Lampaui Capaian Nasional!

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Tren positif menyelimuti perekonomian Jawa Tengah di awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru, Provinsi Jawa Tengah berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,89 persen secara year on year (yoy) pada triwulan pertama. Angka ini secara meyakinkan melampaui rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di level 5,61 persen.

​Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya menyentuh 4,96 persen. Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Tengah tercatat mencapai Rp511,99 triliun atas dasar harga berlaku.

Advertisement

​Sektor Unggulan dan Geliat Investasi

Industri pengolahan masih memegang peranan krusial sebagai penopang utama dengan kontribusi sebesar 32,69 persen. Namun, kejutan datang dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang melonjak tajam hingga 21,53 persen berkat musim panen raya.

Baca Juga :  Jateng Bidik Investasi India di Sektor Ekonomi Hijau dan Industri Medis

​Tak hanya dari sisi produksi, kepercayaan investor pun kian menebal. Hingga triwulan I-2026, realisasi investasi di Jawa Tengah telah menyentuh angka Rp23,02 triliun, atau sekitar 23,23 persen dari target tahunan. Masuknya modal asing (PMA) dari negara-negara seperti Singapura hingga Korea Selatan mendominasi arus investasi tersebut.

​Dampak nyata dari derasnya investasi ini adalah terciptanya lapangan kerja baru. Tercatat sebanyak 24.957 proyek yang berjalan telah menyerap sekitar 92.000 tenaga kerja lokal di berbagai sektor, termasuk industri padat karya.

​Gubernur Tekankan Kolaborasi dan Kondusivitas

Menanggapi raport hijau tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari sinergi kolektif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.”Alhamdulillah, hasil ini membuktikan bahwa arah kebijakan kita sudah tepat. Ini bukan keberhasilan individu, melainkan hasil gotong royong semua elemen dalam menjaga produktivitas daerah,” ujar Ahmad Luthfi di Semarang.

Baca Juga :  Cagub Ahmad Luthfi Pastikan Pemimpin Jateng Bukan Ndoro, Tapi Pelayanan Masyarakat 

​Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah sebagai magnet utama bagi investor. Menurutnya, pertumbuhan yang tinggi harus berjalan beriringan dengan aspek inklusivitas agar manfaatnya benar-benar merata hingga ke lapisan bawah.​”Kami berkomitmen untuk menjaga iklim usaha yang sehat. Selain di lapangan, saya juga berpesan agar masyarakat menjaga ruang digital tetap harmonis. Hindari adu domba di media sosial agar pembangunan tidak terhambat oleh konflik yang tidak perlu,” pungkasnya.**( Joko Longkeyang).