Emsatunews.co.id, PURBALINGGA – Semangat gotong royong benar-benar diuji di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga. Di tengah upaya mempercepat pembangunan infrastruktur, sebuah mobil pikap pengangkut batu koral sempat tertahan akibat terperosok di jalur ekstrem Desa Krangean, Kamis (7/5/2026).
Kondisi tanah yang gembur ditambah guyuran hujan membuat akses jalan menjadi sangat licin. Beban material yang berat menyebabkan ban kendaraan ambles ke dalam parit, mengancam kelancaran distribusi logistik pembangunan.
Melihat situasi darurat tersebut, personel Satgas TMMD tidak tinggal diam. Bersama penduduk setempat, mereka langsung melakukan aksi cepat tanggap. Dengan bermodalkan cangkul, sekop, dan tenaga manual, para prajurit dan warga berjibaku di kubangan lumpur untuk membebaskan roda kendaraan yang terjebak.”Kondisi geografis di sini memang menantang, apalagi saat membawa beban berat. Tapi inilah esensi kemanunggalan TNI; setiap hambatan kita selesaikan dengan bahu-membahu,” ungkap salah satu personel Satgas di sela-sela aktivitas evakuasi.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Mobil pengangkut material berhasil dievakuasi dan kembali melanjutkan perjalanannya menuju titik pengerasan jalan. Batu koral tersebut merupakan material vital untuk pembuatan rabat beton yang menjadi program utama TMMD kali ini.
Antusiasme warga Desa Krangean tetap tinggi meskipun harus bekerja di bawah terik matahari dan medan berlumpur. Bagi mereka, rampungnya jalan ini adalah kunci pembuka akses ekonomi dan pendidikan yang lebih baik bagi anak cucu mereka kelak.
Pihak Satgas memastikan bahwa kendala teknis di lapangan tidak akan menghambat target waktu penyelesaian. Distribusi material terus dipantau secara ketat agar proyek infrastruktur ini selesai tepat waktu demi kepentingan masyarakat luas.( Joko Longkeyang).















