Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Harun Abdul Khafidz Kunjungi INSIP, Bahas Peran Media Tradisional dalam Kebijakan Publik

Joko Longkeyang
89
×

Harun Abdul Khafidz Kunjungi INSIP, Bahas Peran Media Tradisional dalam Kebijakan Publik

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) akan menjadi tuan rumah bagi sebuah diskusi strategis yang melibatkan legislator tingkat provinsi, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa. Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Khafidz, M.Pd., M.Si., dijadwalkan hadir dalam kunjungan kerja sekaligus dialog interaktif di kampus setempat pada Selasa (5/5/2026).

Acara yang bertajuk “Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional” ini dibuka secara resmi oleh Rektor INSIP, Dr. Hj. Amiroh, M.Ag. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah silaturahmi dan pertukaran gagasan antara pemerintah daerah dengan civitas akademika serta elemen masyarakat sipil.

Advertisement

Sinergi Legislatif, Akademisi, dan Ormas

Berdasarkan surat undangan bernomor 128/UND/INSIP/V/2026, kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang mewakili berbagai pemangku kepentingan. Daftar hadirin mencakup jajaran pimpinan INSIP (Rektorat, Dekan, Kaprodi), dosen, staf, hingga perwakilan lembaga kemahasiswaan seperti SEMA, DEMA, dan HIMA Prodi.

Yang menarik, kehadiran tokoh-tokoh dari organisasi kemasyarakatan (ormas) dan kepemudaan juga menjadi sorotan. Perwakilan dari KAHMI Pemalang, HMI Komisariat Mochtar, PD Pemuda Muhammadiyah Pemalang, serta PMII Komisariat Patih Sampun turut diundang. Hal ini menunjukkan komitmen INSIP untuk menciptakan ruang dialog yang inklusif, tidak hanya terbatas di lingkungan kampus, tetapi juga menjangkau akar rumput organisasi sosial di Kabupaten Pemalang.

Baca Juga :  Ketua PWM Jawa Tengah, KH. Dr. Tafsir, M.Ag: Pemuda Muhammadiyah Harus Bisa Jadi Role Model Dakwah Berkemajuan

Urgensi Media Tradisional di Era Digital

Tema yang diangkat, yakni peran media tradisional dalam peningkatan kualitas kebijakan, dinilai sangat relevan di tengah dominasi media digital. Harun Abdul Khafidz, selaku wakil rakyat dari fraksi yang membidangi bidang kesejahteraan rakyat, diharapkan dapat memberikan perspektif bagaimana saluran komunikasi konvensional masih memegang peranan penting dalam menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di daerah pedesaan atau kalangan tertentu yang belum sepenuhnya terjangkau oleh teknologi informasi. “Melalui pertemuan ini, kami berharap terjadi transfer pengetahuan dan penyelarasan persepsi antara pembuat kebijakan di parlemen dengan intelektual muda dan tokoh masyarakat,” ujar salah satu panitia pelaksana.

Media Tradisional sebagai instrumen Kebijakan

Mengusung tema “Peningkatan Kualitas Kebijakan Melalui Media Tradisional”, Harun Abdul Khafizh menjelaskan bahwa pendekatan kultural dan media lokal tetap memiliki peran vital dalam menyosialisasikan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi. “Kebijakan yang berkualitas adalah kebijakan yang sampai dan dipahami masyarakat. Media tradisional adalah jembatan yang sejalan dengan visi pemerintah untuk menyentuh akar rumput,” ujar Harun saat menjadi narasumber utama.

​Dorong Kabupaten Pemalang Jadi Magnet Wisata Baru

​Lebih lanjut, Harun memaparkan bahwa Jawa Tengah tidak hanya berfokus sebagai lumbung pangan nasional, tetapi juga tengah serius menggarap potensi 1.000 Desa Wisata. Ia mendorong Kabupaten Pemalang untuk melakukan branding kuat terhadap potensi alamnya. “Kita harus mampu melakukan setup dan branding. Jika Jawa Tengah punya Borobudur, maka Kabupaten  Pemalang punya wisata dan potensi alam lainnya yang harus kita kemas secara profesional untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.

Baca Juga :  Iklan HUT Brebes SMK Kerabat Kita

Belajar dari Kesuksesan Karimunjawa

Ia juga menceritakan keberhasilan fasilitasi Festival Karimunjawa Internasional pada 2025 lalu yang sukses menarik perhatian turis mancanegara karena konsep natural island. Menurut Harun, koneksitas yang baik dan promosi yang tepat adalah kunci utama.”Pariwisata adalah mesin pendorong ekonomi daerah. Semua itu bisa terwujud jika kualitas kebijakan kita didukung oleh kekuatan narasi, termasuk melalui media tradisional yang ada di tengah masyarakat,” pungkas Harun Abdul Khafizh.

Agenda Strategis Mei 2026

Kunjungan ini berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai di Aula Utama INSIP, Jalan Paduraksa-Kramat, Desa Surajaya. Selain pemaparan materi, sesi dialog terbuka juga disiapkan agar peserta dapat menyampaikan pertanyaan atau masukan terkait dinamika pembangunan di Jawa Tengah, khususnya yang berkaitan dengan fungsi legislasi dan pengawasan yang dijalankan oleh Komisi B.

Keberadaan forum ini dengan Narasumber Anggota DPRD Jawa Tengah Harun Abdul Khafidz, M.Pd., Rektor INSIP, Dr. Hj. Amiroh, M.Ag., Ketua DPC Peradi Terpilih Munir, S.H. diharapkan dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara INSIP sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan dengan DPR Provinsi Jawa Tengah, serta mempererat tali persaudaraan antar-organisasi pemuda di wilayah Pemalang.( Joko Longkeyang).