Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Jenguk Mantan Bupati Junaedi di Rumah Sakit, Bupati Anom Banjir Pujian

Joko Longkeyang
6
×

Jenguk Mantan Bupati Junaedi di Rumah Sakit, Bupati Anom Banjir Pujian

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Sebuah potret teladan kebersamaan antar-tokoh daerah tersaji di Kabupaten Pemalang. Di tengah kesibukan memimpin roda pemerintahan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap pendahulunya.

​Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes, Bupati Anom meluangkan waktu untuk menjenguk mantan Bupati Pemalang periode 2011–2021, Dr. H. Junaedi, S.H., M.M., yang kini sedang terkulai sakit. Kunjungan penuh empati tersebut berlangsung di RSI Al Ikhlas Pemalang pada Selasa (2/6/2026).

Advertisement

​Kehadiran orang nomor satu di Pemalang ini murni didasari atas rasa kekeluargaan, rasa hormat, serta dukungan moril yang kuat. Bagaimanapun, Dr. Junaedi merupakan sosok yang telah mengabdi selama dua periode dan meletakkan fondasi penting dalam sejarah pembangunan Kabupaten Pemalang.

Baca Juga :  Kabupaten Pemalang Kembali Raih Penghargaan KLA Nindya, Bupati Anom Bidik Predikat Utama

​Suasana di ruang perawatan seketika berubah menjadi hangat saat kedua tokoh ini saling menyapa. Sambil menggenggam tangan Junaedi, Bupati Anom memanjatkan doa terbaik demi kesembuhan sang senior agar bisa segera pulih seperti sedia kala.

Selama masa perawatan medis tersebut, Dr. Junaedi tampak ditemani oleh sang istri, Hj. Irna Setiawati Junaedi, S.E., M.M., yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan.

Baca Juga :  Sinergi Untuk Negeri, Kapolsek dan Camat Serengan Beri Ucapan HUT TNI ke 77 ke Koramil

​Sikap rendah hati yang ditunjukkan oleh Bupati Anom beserta istri langsung mendapat respons positif dan apresiasi mendalam dari pihak keluarga Junaedi. Irna Setiawati menyebut, kehadiran jajaran pemimpin saat ini menjadi suntikan energi yang luar biasa bagi proses pemulihan suaminya.

Momen langka ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan politik atau masa jabatan tidak melunturkan nilai kemanusiaan dan jalinan silaturahmi. Pertemuan antartokoh besar Pemalang ini diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kerukunan dan menghormati jasa para pemimpin daerah. ( Joko Longkeyang).