Berita UtamaDaerahPemalang

Bupati Anom Widiyantoro Lantik Bagus Sutopo Jadi Sekda Pemalang Baru, Tekankan Transformasi Digital dan Dongkrak IPM

Joko Longkeyang
11
×

Bupati Anom Widiyantoro Lantik Bagus Sutopo Jadi Sekda Pemalang Baru, Tekankan Transformasi Digital dan Dongkrak IPM

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan Bagus Sutopo, S.STP., M.A.P., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang yang baru. Prosesi sakral pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut diselenggarakan dengan khidmat di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Jumat siang, 10 Juli 2026.

​Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, serta para camat dan pejabat struktural terkait. Langkah ini menandai babak baru dalam penguatan roda birokrasi dan akselerasi pembangunan di daerah bermoto Pusere Jawa tersebut.

Advertisement

​Sebelum mengemban amanah baru sebagai pucuk pimpinan birokrasi lokal, Bagus Sutopo dikenal memiliki rekam jejak yang solid dengan menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pemalang sejak awal tahun 2026. Kompetensi dan pengalaman panjangnya di dunia pemerintahan dinilai menjadi modal krusial untuk mengorkestrasi seluruh elemen aparatur sipil negara (ASN) di Pemalang.

​Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pemenuhan formalitas pengisian jabatan struktural yang kosong. Lebih dari itu, momentum ini merupakan strategi besar pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mendongkrak kualitas pelayanan publik, serta mempercepat capaian target pembangunan daerah.”Jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran yang sangat strategis sebagai motor penggerak birokrasi, koordinator penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus penghubung yang efektif antara kepala daerah dengan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, amanah ini menuntut integritas tinggi, profesionalisme, kepemimpinan, serta kemampuan adaptif,” ujar Anom Widiyantoro.

Baca Juga :  Warung HIK Tak Luput Jadi Sasaran Komsosnya Babinsa Kemlayan

​Apresiasi Dedikasi dan Tantangan Riil IPM Pemalang

​Bupati juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Endro Johan Kusuma atas dedikasi dan kerja keras yang telah didarmabaktikan selama menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang. Transisi kepemimpinan yang berjalan mulus ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kinerja internal pemerintahan.

​Kepada Sekda yang baru dilantik, Bupati mengingatkan bahwa tantangan berat sudah menanti di depan mata. Saat ini, dinamika pemerintahan daerah dihadapkan pada keterbatasan kapasitas fiskal, tuntutan digitalisasi yang masif, serta urgensi tata kelola yang transparan. Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang disoroti adalah capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang yang saat ini masih berada di angka 69,47.

Baca Juga :  Peredaran Obat Keras Daftar ‘G’ Resahkan Warga Pemalang, Bupati Janji Tindak Tegas Tanpa Toleransi!

​Menyikapi hal tersebut, Anom Widiyantoro menginstruksikan Bagus Sutopo agar segera menerapkan formula birokrasi modern yang disebut SOUL (Speed, Organized, Universal, dan Linkage). Konsep ini ditekankan sebagai fondasi utama untuk membangun birokrasi yang bergerak cepat, rapi, menyeluruh, dan terkoneksi dengan baik demi menghasilkan pelayanan publik yang konkret.

​Akselerasi Creative Financing dan Transformasi Digital

​Bupati meminta Sekda baru untuk mampu menggerakkan seluruh Kepala OPD agar bergerak dalam satu visi yang padu tanpa ada ego sektoral. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, pemanfaatan pembiayaan kreatif atau creative financing harus didorong secara optimal demi memastikan program infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.

​Peningkatan kompetensi ASN melalui penguatan jejaring kerja dan percepatan transformasi digital terpadu juga menjadi prioritas. Sistem pelayanan publik berbasis teknologi harus segera diintegrasikan agar masyarakat dapat mengakses layanan pemerintahan secara lebih mudah, transparan, cepat, dan akuntabel.

​Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen ASN dan instansi vertikal di Kabupaten Pemalang untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekda yang baru. Momentum ini diharapkan memicu semangat baru dalam mereformasi birokrasi demi mewujudkan Kabupaten Pemalang yang lebih maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan.( Joko Longkeyang).