PEMALANG, Emsatunews.co.id— Laju persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Pemalang kian berhembus kencang. Desa Gongseng, Kecamatan Randudongkal, resmi memulai tahapan krusial tersebut melalui gelaran sosialisasi sekaligus musyawarah pembentukan Panitia Pilkades dan Tim Pengawas di aula desa setempat, Kamis (23/7/2026).
Langkah awal ini menjadi penanda dimulainya suksesi kepemimpinan tingkat desa yang bersih dan akuntabel. Agenda yang dipimpin langsung oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gongseng tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga elemen kelembagaan lokal.
Hadir memantau jalannya musyawarah, Camat Randudongkal Agus Mulyadi menegaskan bahwa independensi penyelenggara menjadi kunci utama keberhasilan pesta demokrasi di tingkat akar rumput. Menurutnya, panitia yang terpilih memikul amanah besar untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Pilkades adalah fondasi demokrasi yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu, transparansi, netralitas, dan profesionalitas bukan sekadar imbauan, melainkan kewajiban bagi seluruh panitia dan tim pengawas yang terbentuk hari ini,” ujar Agus Mulyadi di hadapan para peserta musyawarah, Kamis (23/7/2026).
Agus menambahkan, dinamika politik di tingkat desa kerap kali memiliki tensi sosial yang cukup tinggi. Keterlibatan aktif BPD beserta masyarakat dalam mengawal proses dari pembentukan panitia hingga penetapan aturan sangat diperlukan agar terhindar dari potensi gesekan.
“Seluruh elemen harus menyatukan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tujuan kita satu: melahirkan pemimpin desa yang amanah, berintegritas, serta mampu menjawab aspirasi warga Desa Gongseng secara berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui forum musyawarah ini, BPD Desa Gongseng berhasil menyepakati susunan keanggotaan panitia pemilihan beserta tim pengawas yang mewakili berbagai unsur masyarakat. Pembentukan struktur ini diharapkan mampu merealisasikan jalannya Pilkades Serentak 2026 di Randudongkal secara jujur, adil, dan transparan.*( Joko Longkeyang).















