Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Politikus Gerindra Pemalang Ida Mulyani, Amd. Kecam Wacana Percepatan Pemilu Budi Arie: “Fokus Saja Bantu Pak Prabowo!”

Joko Longkeyang
13
×

Politikus Gerindra Pemalang Ida Mulyani, Amd. Kecam Wacana Percepatan Pemilu Budi Arie: “Fokus Saja Bantu Pak Prabowo!”

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Wacana percepatan pemilihan umum (pemilu) sebelum tahun 2029 yang dilontarkan oleh Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, terus menuai penolakan keras dari berbagai kader Partai Gerindra. Kali ini, kecaman datang dari Ida Mulyani, AMd. seorang politikus yang juga anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Ida Mulyani menilai pernyataan Budi Arie terlalu berlebihan dan kurang tepat jika menyamakan kondisi sekarang dengan situasi tahun 1998. Menurutnya, pemerintahan saat ini berjalan secara konstitusional dan demokratis, serta program-program pemerintah sedang berjalan dengan baik.

“Saya menegaskan, perbandingan kondisi saat ini dengan tahun 1998 itu sangat tidak tepat. Saat ini kita sudah memiliki pemerintahan yang sah, terpilih secara demokratis, dan sedang berjuang mewujudkan kesejahteraan rakyat. Mengungkit kemungkinan percepatan Pemilu sebelum 2029 justru berpotensi mengganggu stabilitas nasional dan menghambat jalannya pemerintahan,” tegas Ida Mulyani, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Instruksikan Pemulihan Total Pulosari

Ida juga sejalan dengan pernyataan Juru Bicara Gerindra, Sugiart Santoso, yang menegaskan bahwa mengamankan dan melanjutkan program-program Presiden Prabowo Subianto jauh lebih penting ketimbang membahas Pemilu 2029 yang masih jauh.

“Fokus kita saat ini adalah memastikan program-program yang dibawa Pak Prabowo dapat berjalan maksimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai pembahasan yang belum waktunya justru memecah belah konsentrasi kita dalam membangun bangsa,” tambahnya.

Legislator Gerindra dari dapil 6 Pemalang juga meminta seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh pernyataan yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengimbau agar para tokoh politik lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Mari kita jaga kondusivitas. Pemilu 2029 masih lama. Tugas kita sekarang adalah mendukung pemerintahan yang sedang berjalan, bukan menebar isu yang bisa memecah belah persatuan,” ujar Ida.

Baca Juga :  Meriah! Sedekah Bumi Desa Bodas Pemalang Satukan 7 Mata Air dan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk

Sebelumnya, Budi Arie Setiadi menjadi sorotan usai dalam sebuah video yang beredar di media sosial, ia menyampaikan di hadapan Jokowi adanya kemungkinan pemilu lebih cepat sebelum 2029 dengan alasan kondisi sosial masyarakat saat ini tidak normal, bahkan membandingkannya dengan masa menjelang Reformasi 1998. Sekjen Projo, Freddy Damanik, kemudian menjelaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan bagian dari diskusi internal mengenai berbagai kemungkinan situasi politik.

Sebelumnya, pernyataan Budi Arie yang disampaikan di hadapan para pendukungnya bersama Joko Widodo ini telah mendapat respons serupa dari tingkat pusat. Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiart Santoso, juga telah menegaskan bahwa pembahasan Pemilu 2029 masih terlalu jauh, dan fokus utama partai tetap berada pada kerja nyata menyejahterakan rakyat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.( Joko Longkeyang).