Pendidikan

Mulai dari Rumah, Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Desa Kandang Bijak Kelola Sampah

emsatunews.co.id
25
×

Mulai dari Rumah, Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Desa Kandang Bijak Kelola Sampah

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, PEMALANG — Persoalan sampah rumah tangga menjadi salah satu perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026 dalam mendorong terciptanya lingkungan Desa Kandang, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, yang lebih bersih dan sehat.

Melalui program kerja multi disiplin berjudul “Pengembangan Kesadaran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menuju Lingkungan Sehat dan Bersih di Desa Kandang”, mahasiswa KKN mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, untuk mulai menerapkan pengelolaan sampah dari lingkungan rumah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PKK Desa Kandang melalui Pokja 3 pada Rabu (15/7/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai jenis dan pemilahan sampah, dampak sampah terhadap lingkungan dan kesehatan, penerapan prinsip 3R, serta berbagai cara sederhana untuk memanfaatkan kembali limbah rumah tangga.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, mahasiswa juga mengajak peserta melakukan praktik secara langsung. Salah satunya melalui pemanfaatan galon air mineral bekas sebagai wadah komposter serta demonstrasi pengolahan limbah organik dapur menjadi pupuk kompos. Pengolahan tersebut kemudian dikaitkan dengan konsep urban farming, yaitu pemanfaatan ruang yang tersedia di lingkungan rumah untuk kegiatan bercocok tanam dengan memanfaatkan kompos sebagai salah satu pendukung dalam media tanam.

Baca Juga :  Workshop Pengimbasan Kurikulum Merdeka Selama Dua Hari Digelar di SMK Mutu Bumiayu Berlangsung Lancar

Selain memberikan edukasi dan praktik, mahasiswa KKN juga menghasilkan tempat sampah terpilah untuk sampah organik dan anorganik yang dibuat dari barang bekas. Luaran tersebut diharapkan dapat menjadi sarana sederhana bagi masyarakat untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya sekaligus menunjukkan bahwa barang bekas masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Ibu-ibu PKK turut aktif mengikuti praktik dan berdiskusi mengenai cara pengelolaan sampah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Direktur MBS Zam-Zam Cilongok Banyumas: Jadilah Kader-kader Ulama dan Zu’ama Muhammadiyah Militan dengan Kompetensi Keilmuan Islam Unggul dan Mumpuni

“Kegiatannya bermanfaat karena kami jadi lebih tahu cara memilah sampah dan memanfaatkan sampah rumah tangga. Dengan adanya praktik langsung, kami juga lebih mudah memahami dan bisa mencoba menerapkannya di rumah,” ujar Puji, Ketua Bank Sampah Desa Kandang.

Sebagai pendukung keberlanjutan program, mahasiswa juga menyediakan media edukasi yang dapat digunakan masyarakat untuk mengingat kembali informasi mengenai pemilahan dan pemanfaatan sampah rumah tangga.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Undip berharap kebiasaan mengelola sampah dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Edukasi, praktik, serta luaran yang diberikan diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Kandang untuk lebih peduli terhadap lingkungan, memanfaatkan barang bekas secara kreatif, serta menerapkan pemilahan dan pengolahan sampah secara berkelanjutan.*