Menurutnya, vaksinasi menjadi bagian penting dalam mempertahankan status Jawa Tengah yang telah dinyatakan bebas rabies sejak 1997.
Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan karena mobilitas hewan dari daerah lain tidak dapat sepenuhnya dikendalikan.
“Pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai kita menunggu kasus muncul baru kemudian bergerak,” ujarnya.
Program vaksinasi gratis tersebut juga mendapat sambutan positif dari pemilik hewan peliharaan.
Septi, warga yang membawa anjing jenis tekel dan golden collie, mengaku terbantu dengan program tersebut. Menurut dia, biaya vaksinasi secara mandiri cukup mahal.
“Kalau mandiri lumayan harganya, sekitar Rp300 ribuan,” katanya.
Hal serupa disampaikan Rahma. Ia membawa dua kucing ras Persia untuk mendapatkan vaksin dalam kegiatan tersebut.
“Senang sekali karena gratis,” ujarnya.
Program vaksinasi gratis diharapkan tidak hanya membantu pemilik hewan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat bahwa menjaga Jawa Tengah tetap bebas rabies membutuhkan pencegahan yang dilakukan secara konsisten.*














