PEMALANG, Emsatunews.co.id – Gerak cepat Babinsa bersama aparat kewilayahan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar lahan bambu milik warga di Dukuh Glempang RT 08/RW 04, Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026).
Peristiwa kebakaran diketahui sekitar pukul 11.30 WIB setelah seorang warga, Maliha (50), melihat kobaran api muncul di kawasan lahan bambu milik Wahidin. Melihat kondisi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian kepada perangkat desa dan petugas pemadam kebakaran Pos Randudongkal. Informasi selanjutnya diteruskan kepada Babinsa Koramil 08/Randudongkal Kodim 0711/Pemalang, Serka Ispirori.
Tanpa menunggu lama, Babinsa bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Menggunakan peralatan seadanya, mereka berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke area pemukiman di sekitarnya.
Sekitar pukul 12.30 WIB, petugas Pemadam Kebakaran Pos Randudongkal bersama armada tiba di lokasi. Pemadaman dilakukan secara bergotong royong melibatkan anggota Koramil, Polsek, unsur Muspika, perangkat desa, serta warga setempat.
Medan berupa rumpun bambu kering yang mudah terbakar membuat proses pemadaman membutuhkan kewaspadaan ekstra. Petugas menyisir area untuk memastikan tidak ada sisa bara yang berpotensi memicu api kembali. Berkat respons cepat dan sinergi seluruh pihak, api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 14.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian materiil berupa luas lahan terbakar masih dalam pendataan.
Dugaan awal menyebutkan kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan, meski kepastiannya masih dalam penyelidikan aparat. Babinsa Mandiraja, Serka Ispirori, mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran.
”Kami mengimbau masyarakat agar tidak meremehkan sumber api sekecil apa pun. Puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi pemicu kebakaran besar. Jika melihat titik api, segera lapor agar cepat tertangani,” tegas Serka Ispirori.( Joko Longkeyang).














