Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Sambangi Desa Penakir, Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Percepatan Pemulihan

Joko Longkeyang
58
×

Sambangi Desa Penakir, Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Percepatan Pemulihan

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Kehadiran negara di tengah duka masyarakat lereng Gunung Slamet kembali ditegaskan oleh jajaran militer tertinggi di Jawa Tengah. Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin Darojat, melakukan inspeksi mendadak ke lokasi terdampak banjir bandang di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Senin (26/1) sore.

​Langkah ini diambil guna memetakan secara presisi skala kerusakan infrastruktur serta menjamin proses rehabilitasi wilayah berjalan tanpa hambatan. Didampingi jajaran pejabat utama Kodam dan disambut langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta Forkopimda, Pangdam menyusuri titik-titik krusial yang luluh lantak diterjang arus.

Advertisement

​Fokus utama peninjauan tertuju pada aksesibilitas wilayah yang terputus. Mayjen TNI Achiruddin Darojat menyambangi jembatan rusak di Dukuh Sawangan RT 19, sebelum melanjutkan pengecekan pada dua titik jembatan yang dilaporkan putus total di wilayah RT 20 dan RT 22.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Ikuti Vicon Panen Padi Serentak Bersama Presiden Prabowo Subiant

​Putusnya jembatan-jembatan ini menjadi sorotan utama karena menghambat mobilitas warga dan distribusi bantuan. Pangdam memastikan bahwa TNI AD, melalui satuan zeni dan teritorial, akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah teknis penanganan darurat.”TNI AD tidak akan tinggal diam. Kami turun ke lapangan untuk mendata dampak secara komprehensif. Sinergi dengan instansi terkait akan terus kami perkuat demi percepatan pemulihan kondisi masyarakat,” tegas Pangdam di sela-sela kunjungannya.

​Selain meninjau kerusakan fisik, Pangdam menunjukkan sisi humanis dengan menyambangi rumah-rumah warga. Arahan dan motivasi diberikan langsung kepada para penyintas untuk menguatkan mental pascatragedi. Secara simbolis, bantuan berupa 50 paket sembako diserahkan sebagai bantalan sosial bagi warga yang kehilangan harta benda.

Baca Juga :  HUT Ke-451 Pemalang: Di Tengah Selebrasi, Slamet Ramuji Ingatkan Luka Banjir

​Namun, di balik upaya pemulihan, Pangdam juga meniupkan peluit kewaspadaan. Mengingat cuaca ekstrem yang masih menyelimuti kawasan pegunungan, ia meminta warga tetap siaga terhadap potensi bencana susulan.”Cuaca saat ini sulit diprediksi. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Jika situasi memburuk, segera cari tempat yang lebih aman. Keselamatan jiwa adalah harga mati,” pungkas jenderal bintang dua tersebut.

​Kunjungan ini diharapkan menjadi pelecut bagi seluruh OPD di Kabupaten Pemalang untuk segera mengeksekusi langkah penanganan pascabencana, sehingga Desa Penakir dan sekitarnya dapat segera bangkit dari keterpurukan. ( Joko Lingkeyang)