Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasional

Jateng Akselerasi Program Prioritas: Fokus Pangan, Ekonomi, dan SDM

Joko Longkeyang
14
×

Jateng Akselerasi Program Prioritas: Fokus Pangan, Ekonomi, dan SDM

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Bogor – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyatakan kesiapannya menjadi garda terdepan dalam menyukseskan program prioritas nasional. Hal ini ditegaskan usai Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

​Dalam forum yang dihadiri lebih dari 4.000 pejabat dari seluruh penjuru negeri tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tajam mengenai pengentasan kemiskinan dan kemandirian bangsa. Menanggapi hal itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa seluruh kebijakan di Jawa Tengah akan bermuara pada penguatan kesejahteraan rakyat.”Presiden memberikan suntikan semangat bagi kami di daerah untuk lebih fokus melayani masyarakat. Itulah inti dari kepemimpinan yang diharapkan saat ini,” ujar Ahmad Luthfi di sela-sela kegiatan.

Advertisement

​Sebagai langkah konkret, Pemprov Jateng mengintegrasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) ke dalam dokumen pembangunan daerah. Salah satu sektor yang menjadi tulang punggung adalah pertanian. Pada tahun 2026 ini, Jawa Tengah mematok target produksi padi yang ambisius, yakni sebesar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG).

Baca Juga :  Mental Petarung, Cara Diaspora Jawa Tengah Taklukkan Lampung

​Tak hanya padi, produksi jagung juga dipacu hingga mencapai 3,7 juta ton. Strategi yang disiapkan meliputi rehabilitasi sistem irigasi secara masif, pengamanan produksi dari serangan hama, hingga optimalisasi dukungan APBD untuk para petani.

​Di sektor ekonomi, Jawa Tengah menunjukkan performa impresif. Tercatat pada triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Jateng menyentuh angka 5,37 persen, melampaui capaian nasional yang berada di angka 5,04 persen.”Kami optimis tren positif ini terus berlanjut melalui penguatan ekonomi desa dan hilirisasi sumber daya alam. Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen bukan hal mustahil jika sinergi pusat dan daerah berjalan selaras,” tambah Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Baca Juga :  Tinjau Kesiapan Pendirian Koperasi Desa Merah Putih Wamendagri Ke Desa Margorejo

​Poin Penting: Selain ekonomi, Jateng juga fokus pada penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang per Agustus 2025 sudah turun menjadi 4,66 persen melalui program revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) dan kewirausahaan.

​Guna mencetak generasi unggul, Pemprov Jateng turut mengakselerasi bidang pendidikan dan kesehatan. Program Sekolah Rakyat dan pengembangan SMK boarding akan terus diperluas. Sementara di sektor kesehatan, layanan dokter spesialis keliling serta program cek kesehatan gratis diperkuat untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses medis yang layak.

​Dari sisi tata ruang, pengembangan 10 wilayah aglomerasi ekonomi baru tengah digarap. Fokusnya jelas: meningkatkan konektivitas wilayah serta menangani kawasan kumuh agar iklim investasi di Jawa Tengah tetap kondusif dan stabil.”Semua langkah ini adalah bentuk bela negara melalui kerja nyata. Kami berkomitmen menjaga integritas birokrasi dan transparansi demi kesejahteraan seluruh warga Jawa Tengah,” pungkas Taj Yasin. **( Joko Longkeyang).