Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Dikira Suara Petasan, Ternyata Rumah Sahad di Desa Longkeyang Ludes Terbakar!

Joko Longkeyang
18
×

Dikira Suara Petasan, Ternyata Rumah Sahad di Desa Longkeyang Ludes Terbakar!

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Pemalang – Malam yang tenang di Desa Longkeyang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, seketika berubah menjadi mencekam pada Jumat malam (3/4/2026). Suara ledakan beruntun yang awalnya dikira bunyi petasan oleh warga, ternyata merupakan pertanda petaka kebakaran hebat yang menghanguskan rumah milik Sahad (62).

Advertisement

​Detik-Detik Ledakan Maut

​Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 19.12 WIB. Berdasarkan hasil investigasi pihak kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP), api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek pada kotak meteran listrik.

​Nahas, percikan api tersebut langsung menyambar satu unit sepeda motor Suzuki Sky Wave yang terparkir tepat di bawah meteran. Ledakan tangki bahan bakar motor mempercepat perambatan api hingga menjalar ke seluruh bagian rumah.

Baca Juga :  Kapolres Pekalongan Pastikan Ketersediaan Minyak Goreng di Wilayah Kab. Pekalongan Aman

 

​Aksi Heroik di Tengah Kobaran Api

​Saat kejadian, Sahad diketahui sedang berada di rumah sang anak yang hanya berjarak 8 meter dari lokasi. Mendengar suara dentuman keras, ia bergegas keluar dan terkejut melihat rumahnya sudah dikepung api.

​Sadar istrinya, Sumirah (59), masih terjebak di dalam rumah, Sahad melakukan aksi nekat. Tanpa mempedulikan keselamatan diri, ia menerobos masuk melalui pintu samping untuk menjemput belahan jiwanya. Meski berhasil dievakuasi, sang istri mengalami luka bakar yang cukup serius.

​Kondisi Korban dan Taksiran Kerugian

Baca Juga :  Si Jago Merah Ngamuk di Bantarbolang, Lahap Dua Rumah di Bantarbolang

​Kapolsek Bodeh yang menerima laporan dari Perangkat Desa, Roni Faslah, segera menerjunkan personel ke lokasi. Namun, api yang begitu cepat membesar telah menghanguskan bangunan beserta dokumen-dokumen penting milik korban.​”Korban Ibu Sumirah saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kajen, Pekalongan, akibat luka bakar mencapai 60 persen pada bagian wajah, tangan, dan kaki,” ungkap petugas medis yang menangani, dr. Dian Khafa Shindaya.

​Akibat musibah ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp200 juta. Selain bangunan rumah, satu unit sepeda motor bernopol G 2634 FM turut menjadi puing. Kini, keluarga korban sangat membutuhkan dukungan dan bantuan setelah kehilangan tempat tinggal mereka dalam waktu sekejap.**( Joko Longkeyang).