Emsatunews.co.id, Pemalang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpuska) Kabupaten Pemalang bergerak cepat melakukan standardisasi kualitas perpustakaan sekolah. Langkah ini diambil untuk memastikan perpustakaan di tingkat SD dan SMP tidak hanya sekadar tempat menyimpan buku, tetapi menjadi pusat literasi yang kredibel dan terakreditasi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Instrumen Akreditasi Perpustakaan yang digelar di Gedung Sasana Bakti Praja pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 70 Kepala Perpustakaan tingkat dasar dan menengah pertama hadir untuk membedah langkah-langkah strategis pemenuhan standar nasional.
Transformasi Mutu Perpustakaan
Kepala Dinperpuska Kabupaten Pemalang, Edy Susilo Temu Raharjo, saat membuka acara menyatakan bahwa akreditasi adalah tolok ukur utama kualitas sebuah lembaga perpustakaan. Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai instrumen penilaian sangat krusial bagi para pengelola.”Kita ingin perpustakaan sekolah di Kabupaten Pemalang memiliki kualitas yang diakui secara nasional. Melalui Bimtek ini, para pengelola diajarkan untuk mengelola layanan dan administrasi secara sistematis agar poin akreditasi bisa tercapai maksimal,” ujar Edy Susilo.
Menghadirkan Pakar dari Provinsi
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, Dinperpuska menghadirkan Dyah Nugraheni dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dyah menekankan pentingnya akurasi data dan kelengkapan bukti fisik dalam instrumen akreditasi.
Materi yang dibahas mencakup beberapa aspek krusial, antara lain: Penguatan Administrasi: Penataan arsip dan pendataan koleksi yang lebih rapi. Inovasi Layanan: Cara meningkatkan kunjungan siswa ke perpustakaan. Standar Kelayakan: Pemenuhan sarana dan prasarana perpustakaan sesuai regulasi terbaru.
Investasi Jangka Panjang Literasi
Peserta yang terdiri dari 70 Kepala Perpustakaan SD dan SMP se-Kabupaten Pemalang tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Dengan penguatan kapasitas ini, diharapkan perpustakaan sekolah mampu melakukan lompatan kualitas dalam melayani kebutuhan literasi siswa.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi sekolah-sekolah di Pemalang untuk terus berinovasi, sehingga mampu mencetak generasi yang lebih cerdas dan gemar membaca melalui fasilitas perpustakaan yang unggul.*( Joko Longkeyang).









