Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Anom Widiyantoro Sabet Penghargaan Penggerak Keroncong Nasional

Joko Longkeyang
35
×

Anom Widiyantoro Sabet Penghargaan Penggerak Keroncong Nasional

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Semarang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam melestarikan warisan budaya musik keroncong mendapat apresiasi tinggi di tingkat regional. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara resmi menerima piagam penghargaan atas dedikasinya sebagai penggerak utama pemajuan musik keroncong di wilayahnya.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung dalam perhelatan Pagelaran Keroncong Tiga Pilar yang berlangsung khidmat di Gedung Rajawali RCC, Semarang, pada Jumat (17/4/2026).

Advertisement

​Selain dinilai konsisten menghidupkan ekosistem musik keroncong di Pemalang, Anom juga dianggap memiliki andil besar dalam mengawal proses penetapan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Keroncong Nasional. Langkah ini dipandang sebagai tonggak sejarah bagi kebangkitan musik asli Indonesia di mata dunia.​”Ini bukan sekadar penghargaan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh pegiat seni dan masyarakat Pemalang yang terus menjaga nafas keroncong tetap hidup,” ujar Anom di sela-sela acara.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Lepas 27 Atlet Pencak Silat ikuti Kejurnas Wira Tanggon Adhisatya

​Acara bergengsi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya: Wakil Dirjen Kementerian Kebudayaan, Wali Kota Semarang, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparbud) Kabupaten Pemalang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang.

Baca Juga :  Polres Brebes Amankan Jalannya Audiensi Buruh di DPRD Brebes

​Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam memosisikan keroncong bukan hanya sebagai hiburan tradisional, melainkan sebagai identitas bangsa yang harus terus dipromosikan kepada generasi muda.**( Joko Longkeyang).

​Melalui momentum ini, Kabupaten Pemalang diharapkan dapat menjadi salah satu barometer pelestarian budaya, khususnya dalam pengembangan musik keroncong yang lebih modern tanpa meninggalkan pakem aslinya.