Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Bupati Pemalang dan AHY Bahas Solusi Permanen Rob di Pantura

Joko Longkeyang
62
×

Bupati Pemalang dan AHY Bahas Solusi Permanen Rob di Pantura

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Jakarta – Upaya penyelamatan kawasan pesisir utara Jawa dari ancaman kenaikan air laut dan rob memasuki babak baru. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menghadiri langsung agenda strategis Kick Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Jakarta, Senin (4/5/2026).

​Pertemuan tingkat tinggi yang digelar di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

​Sinergi Pusat dan Daerah

​Kehadiran Bupati Anom dalam pertemuan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam mencari solusi jangka panjang terhadap masalah abrasi dan banjir rob yang kerap menghantui warga pesisir. Proyek infrastruktur terpadu ini diproyeksikan menjadi “tanggul raksasa” yang tidak hanya melindungi pemukiman, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi wilayah.

Baca Juga :  Jajaran Dua Puskesmas di Tonjong Ikut Berpartisipasi Peringati HUT Bhayangkara ke 76

​Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY menekankan pentingnya integrasi pembangunan infrastruktur yang sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dampak manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

​Dampak bagi Pemalang

​Bagi Kabupaten Pemalang, keterlibatan dalam proyek perlindungan pesisir terpadu ini sangat krusial. Selain aspek perlindungan lingkungan, pengembangan infrastruktur ini diharapkan mampu menata ulang kawasan pantai agar lebih produktif dan aman bagi aktivitas nelayan serta sektor pariwisata bahari.

Baca Juga :  Bupati Pemalang Ajak Bidan Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Krisis Iklim

​Melalui kick off ini, pemetaan detail terkait kebutuhan teknis dan sosial di sepanjang garis pantai Pemalang akan segera ditindaklanjuti untuk masuk ke tahapan implementasi fisik.

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran kementerian terkait dan sejumlah kepala daerah di sepanjang jalur Pantura yang memiliki kepentingan serupa dalam menjaga stabilitas kewilayahan dari dampak perubahan iklim.**( Joko Longkeyang).