Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Transformasi Kader: PMKNU 2026 Bedah Tuntas Tantangan Internal NU

Joko Longkeyang
6
×

Transformasi Kader: PMKNU 2026 Bedah Tuntas Tantangan Internal NU

Sebarkan artikel ini

Emsatunews.co.id, Cirebon – Pendidikan Menengah Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) yang diinisiasi oleh PCNU Cirebon Raya resmi berakhir dengan membawa misi besar bagi masa depan organisasi. Berlangsung selama lima hari, 13–17 Mei 2026, di Hotel Aston Cirebon, forum ini menjadi ajang “bedah jantung” organisasi secara terbuka dan transparan.
​Selama kegiatan, para peserta tidak hanya menerima teori kepemimpinan, tetapi juga ditantang untuk jujur melihat kondisi objektif Nahdlatul Ulama dari struktur tertinggi hingga akar rumput. Diskusi berlangsung tanpa sekat, menyasar solusi atas berbagai problematika riil yang tengah dihadapi organisasi di tengah masyarakat.


​Kehadiran Tokoh Kunci dan Pesan Kolaborasi
​Momentum ini menjadi istimewa karena didampingi langsung oleh para ulama dan tokoh berpengaruh. Di antaranya adalah:
​Gus Irfan Wahid (Cicit Hadratus Syekh K.H. Hasyim Asy’ari), K.H. Em Yusuf Chudlory (Gus Yusuf – Magelang), K.H. Imam Jazuli, Lc. MA. (Cirebon), K.H. Miftah Maulana (Gus Miftah)

Advertisement
Baca Juga :  Panglima TNI Cek Kesiapan Satuan Tugas Intelijen Pengamanan KTT ASEAN ke-42

Hadirnya tokoh-tokoh tersebut memperkuat nilai-nilai ke-NU-an sekaligus meneguhkan semangat silaturahmi antar-kader dari berbagai daerah, termasuk peserta dari Pemalang yang turut merasakan dampak positif dari kegiatan ini.

Erah Baru: Kerja Sama, Bukan Persaingan

Pesan utama yang ditekankan dalam PMKNU kali ini adalah pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan. Para kader didorong untuk mengedepankan kolaborasi dan meninggalkan mentalitas kompetisi yang tidak produktif di internal organisasi.
​”Sudah saatnya kita saling bahu-membahu dan berkolaborasi. Energi kita harus digunakan untuk membangun kemaslahatan masyarakat, bukan habis untuk mencari lawan di antara saudara sendiri,” tegas salah satu poin utama dalam refleksi kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Sambut Wamensos, Bupati Anom Widiyantoro Percepat Penyaluran Bansos di Pemalang

​Apresiasi mendalam juga mengalir kepada jajaran PBNU, khususnya Ketua Umum K.H. Yahya Cholil Staquf, K.H. Masyhuri Malik, serta K.H. Miftah Faqih. Dukungan mereka dinilai krusial dalam menciptakan ruang belajar yang berkualitas dan penuh keberkahan bagi para calon pemimpin NU masa depan.

​Diharapkan, pasca-kegiatan ini, ilmu dan nilai-nilai yang didapat mampu diimplementasikan secara nyata oleh para alumni PMKNU di wilayah masing-masing demi pengabdian yang lebih luas kepada umat.**( Joko Longkeyang  ).