Scroll ke Atas
Berita Utama

Tanam Bibit Mangrove Di Desa Pidodo Kulon, Bupati Kendal: Menanam Mangrove Adalah Menanam Harapan

Adang Purnomo
8
×

Tanam Bibit Mangrove Di Desa Pidodo Kulon, Bupati Kendal: Menanam Mangrove Adalah Menanam Harapan

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, KENDAL – Menanam Mangrove adalah menanam harapan yakni harapan akan laut yang sehat, pantai yang lestari, serta kesejahteraan masyarakat yang adil dan berkelanjutan.

Keberadaan Mangrove akan menjaga kesehatan laut, melestarikan pantai, dan menciptakan lingkungan yang produktif.

Advertisement

Hal tersebut dikemukakan oleh Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, usai melakukan penanaman bibit tanaman Mangrove di Dusun Pilangsari, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Senin (25/5/2026) pagi WIB.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat memberikan keterangan pers usai penanaman bibit tanaman mangrove di Dusun Pilangsari, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon, Senin (25/5/2026). (Dok. Foto: Adang).

Lebih lanjut Bupati Kendal menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bibit tanaman Mangrove di Dusun Pilangsari tersebut merupakan bentuk dari kolaborasi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

“Saya sangat mengapresiasi atas langkah nyata dari TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan penanaman bibit tanaman Mangrove. Saya mengucapkan terimakasih kepada TNI AD yang telah melaksanakan komitmen nyata melalui satuan kewilayahan”, ungkap Bupati Kendal.

Lebih jauh, Bupati Kendal mengutarakan bahwa bibit tanaman Mangrove yang ditanam di Dusun Pilangsari ada sebanyak 1.500 batang.

Baca Juga :  Poktan dan Gapoktan Di Sentra Produksi Padi Terima Bantuan Alsintan

“Setelah dilakukan penanaman kali ini, jangan hanya sekadar seremoni semata tetapi harus dirawat dan dijaga”, pungkas Bupati Kendal.

Sementara itu, Waaster Kasad Bidang Binter, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menyampaikan, aksi penanaman bibit tanaman Mangrove serentak dalam rangka penguatan pembinaan teritorial dengan tema TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh, Negeri Tangguh.

“Aksi ini sebagai upaya dalam melestarikan lingkungan hidup khususnya lingkungan pantai”, terang Brigjen TNI Boemi Ario Bimo

Tahun 2026 ini, sambung Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, jajaran TNI AD menanam bibit tanaman Mangrove sebanyak 200 ribu batang di lahan seluas 60 hektar yang tersebar di 29 titik yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Ke Kabupaten Kendal Danrem 073/Makutarama Tinjau Calon Lokasi Markas YTP

“Melalui langkah mitigasi yang berkelanjutan ini, diharapkan risiko abrasi dapat diminimalisasi, intrusi air laut dapat dicegah, dan kerusakan garis pantai di daerah pesisir dapat ditekan secara signifikan”, tandas Brigjen TNI Boemi Ario Bimo.

Selain itu, lanjut Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, penanaman Mangrove juga akan memperkuat ekosistem pantai dan mendukung kehidupan berbagai biota laut seperti ikan dan udang, yang akan berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat nelayan.

“Kawasan mangrove memiliki peran vital bagi keberlangsungan kehidupan dan keseimbangan ekosistem pantai. Hutan mangrove juga memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyerap emisi karbon serta mendukung upaya global dalam pengendalian perubahan iklim”, ungkap Brigjen TNI Boemi Ario Bimo.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata wujud sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan yang kokoh antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat, serta seluruh komponen bangsa dalam menjaga kelestarian alam demi kepentingan generasi sekarang hingga masa depan”, pungkas Brigjen TNI Boemi Ario Bimo. (*17).