Emsatunews.co.id, Pemalang – Guna memanaskan mesin partai dan memperkuat barisan kader di tingkat akar rumput, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak. Agenda besar yang melibatkan pengurus dari 14 kecamatan ini dipusatkan di RGP Pemalang Convention Center, Bojongbata, pada Selasa (26/5/2026).

Langkah pengumpulan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam satu lokasi ini dinilai sebagai simbol keteguhan dan soliditas partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Kabupaten Pemalang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, S.H., menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut. Menurutnya, proses pengambilan keputusan berjalan sangat kondusif tanpa ada hambatan ataupun konflik internal yang berarti.
”Gelaran Musancab PDI Perjuangan pada hari Selasa, 26 Mei 2026 di RGP Pemalang Convention Center ini sekali lagi alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar. Tidak ada kemelut, tidak ada gejolak, tidak ada dinamika yang berarti sehingga menghambat jalannya Musancab pada kali ini,” kata Indianto saat memberikan keterangan di lokasi acara.
Strategi Baru dan Tanpa Intervensi
Indianto memaparkan, format Musancab tahun 2026 ini sengaja dibuat berbeda dari periode sebelumnya. Jika dahulu kegiatan dilaksanakan terpisah di masing-masing wilayah kecamatan, kali ini seluruh kader diintegrasikan di satu tempat untuk memupuk kebersamaan sekaligus memulai konsolidasi akbar.
”Kalau dulu digelar di masing-masing PAC, kalau sekarang kita buat menjadi serentak di 14 kecamatan dan kami kumpulkan di RGP supaya kesannya adalah kita solid. Yang berikutnya adalah untuk memanaskan mesin-mesin partai yang mana terus akan kita jalankan konsolidasi partai,” jelasnya.
Terkait perombakan organisasi, pihak DPC berkomitmen menerapkan prinsip demokrasi internal yang sehat. Pihaknya memberikan mandat penuh kepada pengurus di tingkat bawah untuk menentukan 11 personel di setiap struktur PAC tanpa intervensi dari pusat kabupaten. Formasi tersebut dirumuskan langsung oleh Ketua PAC terpilih bersama formatur dari ranting yang meraih suara tertinggi.
Perhatian Khusus untuk Wilayah Bodeh
Meski optimistis menatap target penambahan kursi di DPRD Kabupaten Pemalang pada pemilu mendatang, Indianto tidak menampik adanya evaluasi mendalam terhadap beberapa wilayah, salah satunya Kecamatan Bodeh. Pada kontestasi politik sebelumnya, perolehan suara partai di wilayah tersebut mengalami penurunan drastis.
”Kami memang agak kesulitan di Kecamatan Bodeh. Kebetulan pada Pemilu kemarin kita cukup ancur-ancuran, makanya di Bodeh ini kami buat perhatian khusus, treatment khusus, dan kami langsung mencari personel-personel yang tepat di Kecamatan Bodeh,” ungkapnya blak-blakan.
Seruan Soliditas dari DPD Jawa Tengah
Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dede Indra Permana Soediro, S.H., M.H. Dalam orasinya, ia mengingatkan seluruh elemen partai untuk merapatkan barisan demi mengamankan kemenangan mutlak ke depan.
”Kader harus tetap solid dan kompakan. Dengan persatuan dan kerja bersama, PDI Perjuangan akan semakin kuat dan mampu meraih hasil maksimal pada pemilu mendatang,” tegas Dede Indra.
Agenda strategis ini juga bertabur tokoh penting dan fungsionaris senior partai. Tampak hadir di lokasi antara lain Dr. H. Junaedi, Slamet Efendi, Wasisto, dan Agung Dewanto. Selain itu, hadir pula Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Hj. Irna Setiawati dan Putro Negoro Rekthosetho, bersama dengan seluruh jajaran Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pemalang.
Melalui Musancab serentak ini, PDI Perjuangan Pemalang resmi merumuskan program kerja baru, penguatan struktur internal, serta taktik pemenangan yang berbasis pada semangat gotong royong seluruh kader partai.( Joko Longkeyang).















