Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Bidik Potensi UMKM, BRO Fest 2026 Siap Guncang Pemalang

Joko Longkeyang
42
×

Bidik Potensi UMKM, BRO Fest 2026 Siap Guncang Pemalang

Sebarkan artikel ini

Pemalang, Emsatunews.co.id – Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah resmi dipilih menjadi titik awal sekaligus proyek percontohan (pilot project) gelaran akbar festival multi-produk dan hiburan, Berani Raih Opportunity (BRO) Fest 2026. Langkah strategis ini diambil guna mengangkat potensi industri rumahan dan kuliner lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.

​Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Penggagas BRO Fest 2026, H. Kasnoto Ramadani, saat ditemui dalam sesi wawancara eksklusif di Kafe Nglesmen, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Sabtu (13/6/2026).

Advertisement

H. Kasnoto Ramadani mengungkapkan, pemilihan Pemalang didasarkan pada pemetaan potensi wilayah yang sangat masif, terutama di sektor industri konveksi dan tekstil yang berpusat di wilayah Kecamatan Comal dan Kecamatan Ulujami.”Kami melihat potensi di Pemalang ini sangat besar sekali. Melalui proses kurasi awal, festival ini dirancang khusus untuk mewadahi produk-produk lokal. Kecamatan Ulujami dan Comal, misalnya, merupakan pusat industri tekstil yang luar biasa berkembang,” ujar Kasnoto kepada awak media.

​Angkat Marwah Kuliner Nasi Grombyang

​Tidak hanya sektor sandang dengan variasi model dan fesyennya yang melimpah, BRO Fest 2026 juga berkomitmen mengangkat kuliner legendaris khas Pemalang, yakni nasi Grombyang.

Baca Juga :  Luthfi Tegaskan Kepala Daerah Dilarang Libur Selama Masa Mudik Lebaran 2026

​Kasnoto menilai, cita rasa nasi krombyang sangat otentik dan memiliki daya tarik universal yang digemari oleh masyarakat luas, termasuk para pelancong dari Jakarta hingga wisatawan asing.”Grombyang merupakan keunikan kuliner Pemalang yang sangat enak. Di sekitar alun-alun, hampir seluruh warung menyediakan menu ini. Kami ingin mengangkat kuliner khas ini agar standarnya naik kelas dan semakin dikenal secara luas,” tutuhnya.

​Untuk mendukung misi tersebut, pihak panitia akan merombak manajemen area berjualan. BRO Fest 2026 menyediakan sedikitnya 200 stan terintegrasi (booth) dengan konsep yang bersih, rapi, dan modern. Langkah ini diambil guna mengubah wajah pasar malam konvensional menjadi sebuah festival yang higienis dan berkuantitas tinggi, sehingga para pelaku UMKM merasa nyaman dan percaya diri meskipun dikenakan biaya sewa yang sangat murah dan terjangkau.

​Sinergi Pemerintah Daerah dan Target Massa

​Guna menyukseskan pergelaran ini, manajemen BRO Fest 2026 menjalin sinergi erat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang. Momentum festival dirancang bertepatan dengan rangkaian bulan kemerdekaan pada Agustus 2026 mendatang, di mana mobilisasi massa akan diintegrasikan selepas upacara resmi kenegaraan.

Baca Juga :  Membuat Terharu Buka Bersama Keluarga dan Warga Binaan

​Pihak panitia menargetkan tingkat kunjungan mampu menjaring 5 hingga 10 persen dari total populasi penduduk Kabupaten Pemalang yang mencapai 1,5 juta jiwa. Strategi ini diperkuat melalui koordinasi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai instansi vertikal yang jumlahnya mencapai ribuan personel, serta pelibatan lembaga pendidikan formal.

​Menariknya, panitia juga menyiapkan konsep pemecahan konsentrasi massa demi kenyamanan pengunjung. Alur festival akan menghubungkan titik keramaian mulai dari kawasan Alun-alun Pemalang hingga mengarah ke destinasi wisata Pantai Widuri.

​Gandeng Media Lokal dan Artis Nasional

​Guna menyemarakkan suasana, festival berskala besar ini dipastikan akan memadukan keterlibatan pengisi acara lokal dengan artis-artis nasional. Kolaborasi dengan media-media lokal di Pemalang juga diperkuat untuk menyosialisasikan visi, misi, serta capaian target jangka pendek maupun jangka panjang dari BRO Fest.​”Pemalang menjadi proyek percontohan awal. Kami sudah merencanakan konsep ini untuk dibawa ke beberapa kota lain ke depan. Kami berharap kegiatan ini mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Pemalang,” pungkas Kasnoto( Joko Longkeyang).