Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPekalonganPemalang

PII Jawa Tengah Mengisi Libur Sekolah dengan Mengasah Nalar Kritis di Kabupaten Pemalang

Joko Longkeyang
5
×

PII Jawa Tengah Mengisi Libur Sekolah dengan Mengasah Nalar Kritis di Kabupaten Pemalang

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id – Alih-alih menghabiskan masa libur semester dengan sekadar bersantai, sebanyak 150 pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah memilih berkumpul di Kabupaten Pemalang. Selama sembilan hari ke depan, mereka digembleng dalam Latihan Kepemimpinan Pelajar (LKP) yang diinisiasi oleh Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Tengah.

​Kegiatan yang mengusung tema “Menghadirkan Pelajar Islam yang Teguh Dalam Nilai, Kritis Dalam Berpikir, dan Aktif Dalam Pergerakan” ini resmi dibuka pada Senin (22/6/2026) oleh Agung Wicaksono Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Tengah di Kompleks SD IT Buah Hati, Kabupaten Pemalang. Pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (30/6/2026) mendatang.

Advertisement

​Ketua PII Kabupaten Pemalang, Sultan Fatah AR, dalam laporan panitia menjelaskan bahwa penunjukan Pemalang sebagai tuan rumah merupakan amanat langsung dari hasil Rapat Pimpinan Wilayah PII Jawa Tengah. Momentum libur semester gasal dinilai sebagai waktu terbaik untuk mengumpulkan para kader potensial.

Baca Juga :  APBD Pemalang 2023 Disetujui, Bupati Tekankan Pentingnya Efektivitas Pengelolaan Keuangan

​Secara terpisah, Ketua Umum PW PII Jawa Tengah Angga Dwiki Pamungkas, melalui Ketua I Bidang Kaderisasi Tsania Nur Fadhilah Fikril Haliim, menegaskan bahwa LKP bukan sekadar pelatihan organisasi biasa. Kegiatan ini bertumpu pada landasan nilai Al-Qur’an, hadis, serta koridor AD/ART organisasi yang bertujuan mencetak generasi berakhlak mulia.”Kami ingin membentuk kader yang memiliki kedalaman spiritual sekaligus percaya diri dan cakap dalam memimpin. Pelajar hari ini harus memiliki kapasitas untuk menjawab berbagai problematika remaja yang semakin kompleks,” ujar Tsania.

​Guna mencapai target tersebut, kurikulum pelatihan dibagi ke dalam beberapa jenjang spesifik, di antaranya Leadership Basic Training (LBT), Leadership Intermediate Training (LIT), Kursus Pemandu Batra, serta kelas akselerasi Isteecoemah 2. Pendekatan metode belajar pun dibuat dinamis melalui simulasi (role playing), curah gagasan (brainstorming), diskusi kelompok, studi kasus, serta ceramah ilmiah.

Baca Juga :  H. Noor Rosyadi, Anggota FPKB DPRD Pemalang, Usulkan Penundaan Kenaikan PPN, PKB, dan BBNKB

​Apresiasi dan Ruang Bertumbuh

​Langkah tak biasa para pelajar ini mendapat apresiasi positif dari jajaran birokrasi pendidikan. Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Jawa Tengah, Agung Wicaksono, yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi, mengaku bangga dengan komitmen para peserta.​”Saya sangat mengapresiasi adik-adik PII. Di saat rekan-rekan seusia mereka memilih menikmati liburan dengan bersenang-senang, mereka justru memilih berada di sini, memeras pikiran, dan menempa diri untuk menjadi pemimpin masa depan,” kata Agung.

​Agung, yang juga merefleksikan kedekatan historis organisasi tersebut, berharap kolaborasi dan semangat belajar yang ditunjukkan oleh PII Jawa Tengah dapat menjadi stimulus positif bagi peningkatan mutu karakter generasi muda, khususnya di wilayah Pemalang dan sekitarnya.

​Melalui orientasi kepemimpinan yang matang, para peserta diharapkan tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang solutif di tengah masyarakat.( Joko Longkeyang).