Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Cair Tunai! Bupati Pemalang Salurkan Rp660 Juta Bansos DBHCHT untuk Seribu Lebih Warga Watukumpul

Joko Longkeyang
22
×

Cair Tunai! Bupati Pemalang Salurkan Rp660 Juta Bansos DBHCHT untuk Seribu Lebih Warga Watukumpul

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Angin segar berembus bagi ribuan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Pemalang. Pemerintah daerah bergerak cepat merealisasikan program jaring pengaman sosial ekonomi. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, secara maraton turun langsung menyerahkan Bantuan Sosial Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026.

​Prosesi penyerahan bantuan secara simbolis tersebut berpusat di Pendopo Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Sabtu (27/6/2026). Langkah taktis ini menjadi bukti konkret kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidup di sektor perkebunan dan pertanian komoditas tembakau.

Advertisement

​Tercatat sebanyak 1.100 warga penerima manfaat di wilayah Kecamatan Watukumpul tersenyum sumringah. Total anggaran yang digelontorkan untuk kecamatan ini mencapai Rp660 juta.

​Skema penyaluran bantuan diberikan secara tunai dengan rincian Rp300 ribu per bulan. Penyaluran kali ini merupakan akumulasi untuk alokasi bulan Mei dan Juni 2026, sehingga setiap warga langsung membawa pulang uang tunai sebesar Rp600 ribu tanpa potongan sepeser pun.

​Watukumpul Jadi Prioritas Utama Sentra Tembakau

​Dalam pidatonya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan bahwa pemilihan Kecamatan Watukumpul sebagai titik krusial penyaluran bantuan bukanlah tanpa alasan. Wilayah berbukit ini merupakan salah satu kawasan sentra penghasil tembakau terbesar dan terbaik di Kabupaten Pemalang.

Baca Juga :  Anggota Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Giat Pencairan BLT DD 2022 di Desa Ciomas Bantarkawung

​”Alhamdulillah, proses distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kami berharap stimulus dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini dapat menjadi bantalan ekonomi yang efektif, meringankan pengeluaran rumah tangga, serta membawa keberkahan bagi keluarga penerima manfaat,” ujar Anom Widiyantoro di sela-sela peninjauan meja pelayanan.

​Selain menyerahkan stimulus DBHCHT, kepedulian sosial Bupati Pemalang kembali terlihat saat dirinya menyerahkan bantuan jaminan kesehatan darurat senilai Rp10 juta. Bantuan khusus dari Pemerintah Kabupaten Pemalang tersebut dialokasikan kepada seorang warga Desa Tundagan yang sedang berjuang melawan sakit keras. Dana tunai ini difungsikan untuk menutup biaya operasi, pengobatan medis, hingga akomodasi operasional keluarga selama masa perawatan di rumah sakit.

​Jemput Bola ke Desa-Desa Terpencil

​Memahami geografis Watukumpul yang didominasi area perbukitan dan jarak antar-desa yang cukup menantang, Bupati Anom memastikan bahwa pola pelayanan akan dipermudah. Pemerintah daerah menerapkan sistem jemput bola guna memangkas jarak dan biaya transportasi warga.

​Mulai hari Senin besok, posko pelayanan pembayaran akan digeser langsung mendekati pemukiman warga. Petugas gabungan dijadwalkan menyisir area-area dalam seperti Desa Jojogan, Desa Tundagan, hingga Desa Cawet. Strategi ini diambil agar para lansia dan warga yang tidak memiliki kendaraan tetap dapat mengakses hak mereka secara mudah dan aman.

Baca Juga :  Marwati Penjual Es Cendol Dawet Pandan Wangi Dapat Penghasilan Lebih dari Pendapatan Gaji Seorang PNS

​Sinergi Kuat Bersama PT Pos Indonesia

​Kelancaran sirkulasi keuangan dalam program ini tidak lepas dari kerja sama yang apik dengan lembaga profesional. Orang nomor satu di Pemalang tersebut memberikan apresiasi mendalam terhadap kinerja PT Pos Indonesia Cabang Pemalang yang bertindak sebagai juru bayar resmi.

​”Sinergitas lintas sektor seperti ini sangat krusial. Ketepatan data dari dinas sosial dikombinasikan dengan sistem distribusi cepat dari PT Pos terbukti mampu menghadirkan pelayanan publik yang akurat, transparan, dan akuntabel,” lanjut Anom.

​Bupati turut menitipkan pesan edukatif kepada seluruh masyarakat penerima manfaat agar tidak menggunakan uang bantuan untuk hal-hal konsumtif yang kurang penting. Pemerintah daerah sangat berharap dana tersebut diprioritaskan untuk pemenuhan gizi keluarga, biaya pendidikan anak, ataupun tambahan modal usaha mikro di desa.

​Agenda kemanusiaan ini turut dikawal ketat oleh jajaran pejabat daerah. Tampak hadir di lokasi acara di antaranya Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang Mukminun, Pemimpin Kantor Pos Indonesia Cabang Pemalang Muhammad Fardan Hakiki, unsur jajaran Forkopimcam Watukumpul, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Watukumpul.*( Joko Longkeyang).