Scroll ke Atas
Berita UtamaDaerahPemalang

Bupati Anom Apresiasi Pengukuhan Pengurus Baru HARPI Melati Pemalang

Joko Longkeyang
6
×

Bupati Anom Apresiasi Pengukuhan Pengurus Baru HARPI Melati Pemalang

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id – Seni tata rias pengantin tradisional kini menghadapi tantangan berat di tengah arus modernisasi dan ketidakpastian ekonomi global. Merespons fenomena tersebut, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bergerak cepat dengan mengukuhkan kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kabupaten Pemalang periode 2026–2031. Prosesi sakral ini berlangsung khidmat di Aula Institut Agama Islam Pemalang pada Selasa (23/6/2026).

​Dalam arahannya, Bupati Anom menegaskan bahwa profesi perias pengantin tidak boleh dipandang sebelah mata hanya sebagai penyedia jasa dekoratif. Lebih dari itu, para perias merupakan garda terdepan sekaligus benteng pertahanan dalam melestarikan nilai-nilai luhur serta identitas budaya bangsa yang diwariskan oleh para leluhur.

Advertisement

Strategi Bertahan di Tengah Lonjakan Harga Kosmetik Impor

​Selain misi pelestarian budaya, orang nomor satu di Kabupaten Pemalang ini juga menyoroti realitas pahit yang sedang dihadapi oleh industri kreatif domestik. Situasi geopolitik dan dinamika ekonomi global saat ini memicu kenaikan harga bahan baku kosmetik serta perlengkapan rias, yang mayoritas komoditasnya masih didatangkan dari luar negeri.​”Kondisi ekonomi global saat ini tentu berdampak pada operasional usaha jasa tata rias. Namun, tantangan besar ini harus kita hadapi dengan semangat kebersamaan. Saya berharap HARPI Melati mampu membangun ekosistem gotong royong yang kuat antaranggota agar tetap tangguh,” ujar Anom optimis.

Baca Juga :  Babinsa Bantu Petani Jemur Padi Dukung Hanpangan

​Anom juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada HARPI Melati yang secara konsisten terus mencetak talenta-talenta berbakat di bidang tata rias. Kontribusi nyata ini tidak hanya memperkaya potensi industri kreatif lokal, tetapi juga menjadi kebanggaan kolektif bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pemalang.

​Langkah Taktis HARPI Melati Hadapi Perlambatan Ekonomi

​Menanggapi tantangan dari kepala daerah, Ketua DPC HARPI Melati Kabupaten Pemalang terpilih, Ratna Hidayati, membenarkan bahwa lesunya perekonomian dunia mulai berimbas pada daya beli masyarakat di sektor industri pernikahan (wedding organizer). Kendati demikian, pihak asosiasi tidak tinggal diam dan telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi taktis.
​Ratna menjelaskan, salah satu strategi utama organisasi ke depan adalah memfasilitasi para anggota untuk mendapatkan alternatif perlengkapan rias lokal yang lebih ekonomis. Upaya ini dilakukan agar tarif pelayanan yang ditawarkan kepada konsumen tetap ramah di kantong tanpa harus mengorbankan kualitas estetika maupun pakem adat yang ada.”Kami juga terus memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai vendor pernikahan lokal. Kolaborasi ini sangat krusial untuk memperkuat ekosistem bisnis kami, terutama dalam menyiasati situasi perekonomian yang sedang fluktuatif,” tutur Ratna secara terbuka.

Baca Juga :  Seminar Hasil Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP), Universitas Pertahanan Republik Indonesia TA. 2022/2023

​Amunisi Baru Sektor Ekonomi Kreatif Pemalang

​Dalam agenda pelantikan tersebut, sebanyak 40 praktisi tata rias resmi mengucap sumpah jabatan sebagai pengurus inti DPC HARPI Melati Kabupaten Pemalang untuk lima tahun ke depan. Formasi kepengurusan yang baru ini membawa angin segar sekaligus tanggung jawab besar dalam merevitalisasi roda organisasi.

​Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap HARPI Melati dapat bertransformasi menjadi organisasi yang lebih profesional, modern, dan mandiri. Kehadiran wadah ini diharapkan tidak hanya mampu menyelamatkan warisan seni rias tradisional dari kepunahan, melainkan juga menjadi motor penggerak baru dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Pemalang. Ditutup dengan sesi foto bersama, seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh optimisme.*( Joko Longkeyang).