PEMALANG, Emsatunews.co.id — Tindak lanjut cepat dilakukan aparat gabungan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Menanggapi aduan warga yang resah dengan maraknya pertunjukan topeng monyet di pusat keramaian, petugas menyisir kawasan Alun-alun hingga City Walk Pemalang pada Sabtu (25/7/2026).
Dalam patroli sinergis tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang menggandeng sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hasilnya, petugas mengamankan sedikitnya 12 pawang beserta 6 ekor monyet yang kerap dijadikan sarana pertunjukan di area publik.
Penertiban berjalan secara humanis melalui pendekatan persuasif. Petugas tidak hanya mendata para pelaku, tetapi juga memberikan pembinaan terpadu sesuai wewenang masing-masing instansi.
Dinas Sosial setempat menerjunkan tim untuk melakukan asesmen kondisi sosial para pawang. Sementara itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) memeriksa kondisi kesehatan sekaligus memberikan vaksinasi kepada satwa yang diamankan. Tak ketinggalan, fasilitas kesehatan masyarakat juga disiagakan untuk memastikan kondisi fisik para pawang maupun petugas di lapangan.
Pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang secara tegas mengimbau para pelaku agar tidak kembali menggelar pertunjukan topeng monyet di kawasan fasilitas umum. Selain berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga, eksploitasi satwa di tempat umum juga melanggar ketentuan yang berlaku.
Langkah terpadu ini diharapkan dapat menyeimbangkan antara penegakan aturan ruang publik, perlindungan kesejahteraan hewan, serta solusi pembinaan yang merangkul bagi para pelaku usaha jalanan. Seluruh rangkaian penertiban tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif.*( Joko Longkeyang).















