Berita UtamaDaerahNasionalPemalang

Ngobrol Asik Dengan Sekertaris PCNU Pemalang Tentang Gebrakan Sosialisasikan Ekosistem ‘Digdaya NU’, Padukan Tradisi Kultural dan Digitalisasi Organisasi Modern

Joko Longkeyang
8
×

Ngobrol Asik Dengan Sekertaris PCNU Pemalang Tentang Gebrakan Sosialisasikan Ekosistem ‘Digdaya NU’, Padukan Tradisi Kultural dan Digitalisasi Organisasi Modern

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Siapa bilang organisasi berbasis tradisi gagap teknologi? Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah baru saja mematahkan stigma tersebut. Lewat sebuah obrolan asyik yang membedah masa lalu, hari ini, dan masa depan organisasi, PCNU Pemalang membeberkan lompatan raksasa mereka menuju era digitalisasi penuh.

​Menariknya, visi futuristik ini justru digaungkan dari pusat pelestarian budaya. Dalam sebuah diskusi santai di Sanggar Seni Dwi Wangkara, Senin (27/7/2026), Sekretaris PCNU Kabupaten Pemalang, Moza Agung Nugroho, membongkar habis grand design transformasi organisasi yang diberi nama Ekosistem Digdaya NU.

Advertisement

​”NU masa lalu adalah fondasi kokoh yang dibangun para kiai lewat surau dan pesantren. Tapi untuk NU masa depan, kita tidak bisa lagi bergerak manual. Jam’iyah ini harus berlari dengan data, kecepatan, dan ekosistem digital terintegrasi,” tegas Moza Agung Nugroho.

Ekosistem Digdaya NU: Saat Santri Menguasai Big Data

​Moza menjelaskan, Ekosistem Digitalisasi Data dan Layanan ( Digdaya ) bukanlah sekadar jargon, melainkan revolusi tata kelola organisasi. Secara revolusioner, menterjemahkan program PBNU, PCNU Pemalang telah membagi digitalisasi ini ke dalam beberapa sektor krusial yang siap mendobrak cara kerja konvensional:

Baca Juga :  Syarat Yang Harus Diperhatikan Dalam Menuntut Ilmu

​1. Digdaya Persuratan & Kepengurusan: Memangkas birokrasi organisasi menjadi super cepat dan paperless.

​2. Digdaya Aset: Mengamankan dan memetakan seluruh inventaris serta wakaf milik jam’iyah secara akurat.

​3. Digdaya Pendidikan & Pesantren: Mengawal kualitas pendidikan, mengintegrasikan kurikulum, dan memonitor perkembangan ribuan santri secara real-time.

​4. Digdaya BUMNU: Motor penggerak ekonomi umat! Badan Usaha Milik NU ini akan dikelola dengan sistem digital profesional untuk memastikan kemandirian finansial organisasi dan ini akan menjadi program adalan yang sedang dikembangkan oleh PBNU

​5. Adopsi “Digdaya AI Analitik” Yaitu Lompatan terjauh yang sedang disiapkan secara matang oleh PBNU yang nanti akan dibraekdown ke pungurus sampai ke semua tingkatan.

Baca Juga :  TMMD di Brebes Telah Resmi Dibuka Oleh Bupati Brebes

​Yang paling mencengangkan dari inovasi ini adalah hadirnya Digdaya AI Analitik. Langkah PBNU mengadopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) menjadi bukti sahih bahwa organisasi ini selangkah lebih maju. “Dengan Digdaya AI Analitik, kita tidak lagi meraba-raba dalam membuat program. Kecerdasan buatan ini akan membantu organisasi NU di semua tingkatan membaca tren, memetakan potensi warga di tiap desa, hingga merumuskan kebijakan sosial-ekonomi yang presisi dan tepat sasaran,” tambah Moza Agung  tokoh muda penggerak NU tersebut.

​Perpaduan harmonis antara nilai luhur yang dirawat di Sanggar Seni Dwi Wangkara dan visi teknologi tingkat tinggi dari Ekosistem Digdaya membuktikan satu hal: ” PCNU Pemalang siap mendukung program- program peradaban masa depan yang dirancang oleh PBNU tanpa sedikit pun meninggalkan jati dirinya, ” Pungkas Moza Agung. ( Joko Longkeyang).