EMSATYNEWS.CO.ID, PEKALONGAN – Polres Pekalongan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 13.000 liter kepada warga yang terdampak kekeringan di Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Kamis (6/8/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf. Turut hadir Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, para pejabat utama Polres Pekalongan, Kapolsek Sragi AKP Turkhan, Camat Sragi Slamet Riyanto, Danramil Sragi Kapten Inf Riyanto, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga penerima bantuan.
Air bersih didistribusikan kepada warga di tiga wilayah terdampak, yakni Dukuh Ringinpitu, Dukuh Pesantren, dan Dukuh Gembyang, Kelurahan Sragi. Warga menyambut bantuan tersebut dengan antusias karena sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk minum dan memasak.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, penyaluran bantuan air bersih merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi dampak musim kemarau.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya membantu meringankan beban warga yang sedang menghadapi kesulitan. Melalui bantuan air bersih ini, kami berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi sekaligus menjadi wujud kepedulian Polres Pekalongan kepada warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, pihaknya akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Sementara itu, Camat Sragi Slamet Riyanto menjelaskan bahwa terdapat 238 kepala keluarga (KK) atau 816 jiwa yang terdampak kekurangan air bersih di Kelurahan Sragi. Rinciannya, Dukuh Ringinpitu sebanyak 126 KK dengan 480 jiwa, Dukuh Pesantren 47 KK dengan 141 jiwa, serta Dukuh Gembyang 65 KK dengan 195 jiwa.
Menurut Slamet, kondisi kekurangan air bersih hampir selalu terjadi setiap musim kemarau, terutama pada Agustus hingga Oktober. Selama ini sebagian warga masih mengandalkan air sumur yang kualitasnya kurang baik, sementara tidak semua masyarakat berlangganan air PDAM karena keterbatasan biaya.
“Kami mewakili seluruh warga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pekalongan atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bermanfaat karena memang setiap musim kemarau masyarakat di Kelurahan Sragi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kehadiran Polres Pekalongan sangat membantu meringankan kebutuhan warga,” kata Slamet.
Saat ini, kebutuhan air bersih warga ditopang oleh empat tandon yang berada di Dukuh Ringinpitu, Dukuh Pesantren, dan Dukuh Gembyang dengan pasokan dari BPBD Kabupaten Pekalongan serta PT SGN PG Sragi. Pengisian tandon dilakukan setiap hari dan telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
Meski demikian, kapasitas yang tersedia dinilai masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang berkelanjutan antara pengelola tandon dan BPBD agar distribusi air tidak terlambat, sekaligus penambahan bantuan tandon maupun pasokan air bersih dari pemerintah dan pihak perusahaan selama musim kemarau berlangsung. (ozyozy/rosa)
Rozikin Sanoe















