Scroll ke Atas
DaerahPekalongan

Tim Sar Gabungan Kembali Temukan Korban Tanah Longsor di Petungkriyono

Fahroji
228
×

Tim Sar Gabungan Kembali Temukan Korban Tanah Longsor di Petungkriyono

Sebarkan artikel ini

EMSATUNEWS.CO.ID, PEKALONGAN – Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan menelan banyak korban jiwa. Sedikitnya sampai dengan saat ini, Sabtu (25/1/2025) berdasarkan data dari posko penanganan bencana di Petungkriyono, total sudah 25 korban meninggal dunia yang telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti mengatakan hari ini, Sabtu 25 Januari 2025,  petugas gabungan kembali menemukan 2 korban longsor.

Advertisement
Baca Juga :  Pesan Adi Warman Dalam Rakerda GN-PK Jateng; Pastikan Darah Yang Mengalir di Tubuh Kita dari Uang Yang Halal

“Sehingga korban yang ditemukan sampai saat ini sebanyak 25 korban dalam keadaan meninggal,” kata Kasubsi Penmas Iptu Suwarti.

Berdasarkan keterangannya, kedua korban yang ditemukan teridentifikasi atas nama TH warga Denasri Kulon Kabupaten Batang dan MN warga Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Kedua korban ditemukan dalam satu titik bersebelahan yang berlokasi di lokasi longsoran Kafe Allo.

“Titik lokasi kedua korban sebenarnya sudah ditemukan pada Jumat (24/01/2025), namun karena posisinya terhimpit batu dan cuaca juga mulai hujan, maka evakuasi jenazah dilakukan hari ini,” kata Iptu Warti.

Baca Juga :  Untuk Meningkatkan Prestasi, Bupati Pemalang Melepas 55 Atlit Pelajar ke PPLODP Sidoarjo

Selain pencarian korban yang terus dilakukan, Kasubsi Penmas mengungkapkan, petugas juga melakukan pembukaan akses jalur yang dibantu oleh alat berat.

“Jalur jalan menuju Kecamatan Petungkriyono terputus dan hanya sampai di Dukuh Tembelan Desa Kayupuring, sedangkan ke arah Desa Kasimpar maupun pusat Kecamatan Petungkriyono belum bisa diakses, jalur jalan yang bisa dilalui melalui Jalur Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara,”  ungkapnya.*