Berita UtamaDaerahPemalang

Mahasiswa KKN Undip Sulap UMKM Konveksi Desa Gandu Naik Kelas, Kuasai Digital Marketing hingga Keuangan!

Joko Longkeyang
9
×

Mahasiswa KKN Undip Sulap UMKM Konveksi Desa Gandu Naik Kelas, Kuasai Digital Marketing hingga Keuangan!

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Emsatunews.co.id — Ada yang berbeda di Desa Gandu, Kecamatan Comal, Pemalang. Sentra konveksi lokal yang selama ini berjalan konvensional kini resmi bertransformasi menjadi bisnis modern yang siap bersaing di kancah nasional.

​Perubahan drastis ini merupakan buah manis dari tangan dingin 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Tahun 2026 Universitas Diponegoro (Undip). Melalui program unggulan bertajuk “Pemberdayaan UMKM Konveksi melalui Penguatan Tata Kelola Keuangan, Branding, dan Pemasaran Digital,” para mahasiswa sukses mendampingi para pelaku usaha lokal sejak awal hingga pertengahan Agustus 2026.

​Ketua KKN Tim II Undip, Muhammad Rizki Adiman, mengungkapkan bahwa program ini dirancang secara komprehensif untuk menjawab tantangan riil di lapangan.​”Kami melihat potensi besar pada UMKM konveksi di Desa Gandu. Namun, keterbatasan pengetahuan dalam tata kelola keuangan, branding, dan pemasaran digital masih menjadi kendala utama. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan para pelaku usaha bisa naik kelas dan mandiri secara finansial maupun digital,” ujar Rizki dengan penuh semangat.

Aksi Nyata Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu

​Keberhasilan program ini tak lepas dari kontribusi nyata 11 mahasiswa lintas program studi Undip yang mengerahkan keahlian spesifik mereka secara terpadu: Muhammad Rizki Adiman (Administrasi Bisnis): Membuka akun TikTok Shop Seller dan merancang banner promosi modern. Annisa Hilwah (Akuntansi Perpajakan): Menyusun format pembukuan kas sederhana yang praktis. Ibrena Maria Quinta Karo Karo (Hukum): Menyusun modul legalitas usaha dan panduan NIB via sistem OSS. Sophie Venecia May Manalu (Informatika): Merancang website informasi resmi Sentra Konveksi Desa Gandu. Alya Tsany Mukhbita (Manajemen Administrasi Logistik): Menata ulang gudang dengan sistem labeling, kartu stok, dan SOP penyimpanan bahan baku.​Tsaabitah Silvantri Maitsya Suryaningtyas (Ilmu Komunikasi): Membuat katalog produk digital AR Sport lengkap dengan logo resmi. ​Novembrizsa Farel Ramadiansah (Agroekoteknologi): Berinovasi membuat hidroponik sistem wick dari limbah kain konveksi. ​Nadhif Aiman Irsyan (Kesehatan Masyarakat): Menyusun modul Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat kerja. Meilia Dyah Ajeng Ersanti (Bahasa dan Kebudayaan Jepang): Menerapkan budaya kerja 5S (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Ayyash Assayyaf Dhiyaulhaq (Teknik Perkapalan): Membuat poster panduan perawatan mesin konveksi berkala. ​Aida Alya Rahmadani (Akuntansi): Menyusun modul manajemen keuangan komprehensif hingga perhitungan BEP dan QRIS.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Undip Tanam Kebiasaan Menabung CELENGAN CERIA pada Anak Desa Gandu

Senyum Lebar Pelaku UMKM Lokal

​Antusiasme tinggi tampak jelas dari para pelaku usaha saat sesi pendampingan interaktif berlangsung. Pemilik usaha konveksi setempat, Pak Roji, tak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya atas gebrakan yang dibawa oleh para mahasiswa Undip. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini benar-benar membuka wawasan baru, khususnya dalam pengelolaan keuangan, branding, dan pemasaran digital. Semoga ilmu ini membawa berkah dan kemajuan bagi usaha kami,” ungkap Pak Roji sumringah.

Baca Juga :  PRM Kediri Berdiri, Dakwah Muhammadiyah Meneguhkan Jalan Panjang Tajdid

​Rangkaian program ditutup secara simbolis melalui penyerahan seluruh luaran karya mahasiswa kepada pelaku usaha, diakhiri dengan sesi foto bersama warga Desa Gandu. Langkah nyata mahasiswa Undip ini membuktikan bahwa sinergi akademisi dan masyarakat akar rumput mampu melahirkan solusi konkrit bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan.

​Penulis/Reporter: KKN Tim II Undip Desa Gandu

Fotografer: KKN Tim II Undip Desa Gandu

Kontak Media / Humas: @kkn.gandu2026

Editor : Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.