PEMALANG, Emsatunews.co.id — Ada pemandangan yang berbeda dan penuh keceriaan di PAUD Mekar Sari, Desa Gedeg, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang. Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses memikat puluhan anak usia dini lewat cara unik menanamkan kebiasaan menyikat gigi yang benar pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Kegiatan inspiratif ini digagas oleh Brilianita Eva Syafitri, mahasiswi Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UNDIP. Mengusung konsep edukasi kreatif, ia bersama timnya berhasil mengubah materi kesehatan yang biasanya membosankan menjadi sebuah petualangan seru yang sangat dinantikan oleh anak-anak.
Dongeng Ceria Penangkal Gigi Berlubang
Langkah awal dimulai dengan metode storytelling atau bercerita. Menggunakan alur cerita yang dekat dengan dunia anak, para mahasiswa mengenalkan pentingnya merawat kebersihan gigi sekaligus dampak buruk jika mengabaikannya. Metode interaktif ini dipilih agar pesan moral dan kesehatan bisa terserap secara natural tanpa membuat anak merasa sedang menggurui.
Usai sesi dongeng, suasana semakin meriah ketika sesi demonstrasi praktik menyikat gigi dimulai. Dengan bahasa yang ringan dan ekspresi yang jenaka, anak-anak diajak mempraktikkan langsung tahapan menyikat gigi yang baik dan benar, mulai dari bagian depan hingga sudut-sudut gigi terdalam yang sering terlewat.
Apresiasi Tinggi dari Guru PAUD
Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari para murid, tetapi juga dari jajaran pengajar. Salah satu guru PAUD Mekar Sari, Ibu Ruminah, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para mahasiswa KKN UNDIP di desanya.”Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kehadiran kakak-kakak KKN juga membuat mereka lebih bersemangat karena merasa seperti belajar sambil bermain. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membiasakan anak menjaga kebersihan gigi sejak dini,” ujar Ibu Ruminah dengan senyum sumringah.
Melalui program pengabdian ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap kesadaran menjaga kesehatan gigi dapat tumbuh mengakar sejak usia dini di Desa Gedeg. Kombinasi antara metode bercerita, edukasi visual, dan praktik langsung terbukti ampuh mencetak generasi muda yang lebih sehat, ceria, dan peduli kebersihan diri.
Penulis/Reporter: Brilianita Eva Syafitri (Informatika / FSM UNDIP)
Fotografer: Keisha
Instagram: @kknreg.gedeg26
Editor: Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.














